Berawal dari ketidakpatuhan diri kepada orang tua, mengkhianati teman, mengingkari kata hati, berlanjut menjadi kedurhakaan kepada Allah. Teramat banyak nafsu keinginan manusia, mengumpulkan harta, meraih pangkat dan jabatan, hingga mengejar segala apa yang ada dalam benak fikiran. Sesungguhnya apa yang diterima manusia adalah baik dalam pandangan Allah kalan manusia pandai menghayatinya. Jika Allah menurunkan musibah, maka sabar adalah sikap terbaik agar kita mendapat ridhoNya. Dan jika Allah menurunkan nikmat, maka bersyukur adalah sikap terbaik agar Allah juga meridhoinya. Sesungguhnya orang yang menyesali kesusahan, mengutuk kemiskinan adalah orang yang durhaka, karena dia tidak tahu untuk apa kesusahan dan kemiskinan dikaruniakan. Barangkali kitapun akan menduga, jikalau Allah memberinya kesenangan dn kekayaan akan bertambah durhakalah dia. Ketaatan dan keluhuran budi tidak disandarkan pada ukuran harta dan jabatan yang telah Allah karuniakan kepadanya. Sungguh teramat malu kita m...
Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...