Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...
Informasi Umum
| Nama Perusahaan / Organisasi | |
|---|---|
| Alamat | |
| Bidang Usaha | |
| Periode Bulan | |
| Tahun |
Modal Awal
| No | Tanggal | Uraian | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Total Modal Awal | 0 | |||
Tabel Pemasukan
| No | Tanggal | Uraian | Harga Satuan | Volume | Satuan | Jumlah Total |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Total Keseluruhan: | 0 | |||||
Tabel Belanja Operasional
| No | Tanggal | Uraian | Harga Satuan | Volume | Satuan | Jumlah Total |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Total Belanja Operasional: | 0 | |||||
Tabel Belanja Tetap
| No | Tanggal | Uraian | Harga Satuan | Volume | Satuan | Jumlah Total |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Total Belanja Tetap: | 0 | |||||
Tabel Belanja Produksi (Pembelian Persediaan)
📦 Catatan: Belanja produksi dicatat sebagai Persediaan (Aset), bukan beban periode ini. Gunakan tombol "Sinkronkan ke Persediaan" untuk memindahkan data ke tabel persediaan.
| No | Tanggal | Nama Barang | Harga Satuan | Volume | Satuan | Jumlah Total |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Total Belanja Produksi (Nilai Persediaan): | 0 | |||||
Tabel Persediaan Barang (Aset Lancar)
📊 Persediaan adalah Aset Lancar yang muncul di Neraca. Data di sini bisa diatur secara manual atau disinkronkan dari tabel produksi. Metode penilaian: RATA-RATA TERTIMBANG (Weighted Average)
| No | Tanggal Produksi | Nama Barang | Harga Satuan | Volume Tersisa | Satuan | Nilai Persediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Total Nilai Persediaan (Aset): | 0 | ||||||
Tabel Belanja Aset Tetap (Investasi)
🏢 Catatan: Pembelian aset tetap (peralatan, kendaraan, bangunan, dll.) dicatat sebagai investasi, bukan beban. Nilai total per jenis akan menambah aset tetap di neraca dan mengurangi kas di arus kas.
| No | Tanggal | Uraian | Jenis Aset | Jumlah (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| Total Belanja Aset Tetap: | 0 | |||
Ringkasan Beban Periodik
⚠️ Hanya ini yang merupakan beban periode berjalan untuk perhitungan Laba Rugi.
| Jenis Beban Periodik | Total | Keterangan |
|---|---|---|
| Belanja Operasional | 0 | Beban periode berjalan |
| Belanja Tetap | 0 | Beban periode berjalan |
| Total Beban Periodik (untuk Laba Rugi) | 0 | Jumlah untuk mengurangi Pemasukan |
Ringkasan Persediaan (Aset) & Aset Tetap
| Keterangan | Nilai | Status Akuntansi |
|---|---|---|
| Nilai Persediaan (Barang Belum Terjual) | 0 | ASET LANCAR (muncul di Neraca) |
| Total Belanja Produksi | 0 | Modal kerja (belum menjadi beban) |
| Total Belanja Aset Tetap | 0 | Investasi (menambah aset tetap) |
Tabel Laba Rugi (Logika Akuntansi Benar)
📐 RUMUS BENAR: Laba/Rugi = Total Pemasukan - Total Beban Periodik (Operasional + Tetap saja)
| Uraian | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Total Pemasukan | 0 | |
| Total Beban Periodik | 0 | |
Rincian Beban Periodik: • Belanja Operasional: 0 • Belanja Tetap: 0 • Belanja Produksi: 0 i • Belanja Aset Tetap: 0 i | ||
| Laba/Rugi Bersih Periode Ini | 0 | |
* Belanja produksi (Rp 0) dicatat sebagai persediaan (aset) dan belum menjadi beban. Belanja aset tetap (Rp 0) merupakan investasi.
Tabel Arus Kas
💰 Arus Kas mencatat semua transaksi tunai, termasuk pembelian persediaan dan aset tetap.
| Uraian | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Kas Masuk (Modal + Pemasukan) | 0 | |
| Kas Keluar (Semua Pengeluaran Tunai) | 0 | |
Rincian Kas Keluar: • Belanja Operasional: 0 • Belanja Tetap: 0 • Belanja Produksi: 0 i • Belanja Aset Tetap: 0 i | ||
| Saldo Kas Bersih | 0 | |
Tabel Neraca (Logika Akuntansi Benar)
⚖️ PRINSIP NERACA: Total Aset = Total Kewajiban + Ekuitas. Nilai aset tetap = saldo awal (input manual) + penambahan dari tabel belanja aset tetap.
| Aset | Kewajiban dan Ekuitas | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Aset Lancar | Kewajiban Lancar | ||||
| Kas (dari Arus Kas) | 0 | Hutang Usaha | |||
| Piutang Usaha | Hutang Bank | ||||
| Persediaan (dari tabel) | 0 | Hutang Lainnya | |||
| Aset Lancar Lainnya | Kewajiban Lancar Lainnya | ||||
| Total Aset Lancar | 0 | Total Kewajiban Lancar | 0 | ||
| Aset Tetap | Ekuitas | ||||
| Peralatan (Saldo Awal) | Modal Awal | 0 | |||
| + Penambahan Peralatan | 0 | Laba Ditahan | |||
| Total Peralatan | 0 | Laba/Rugi Tahun Berjalan | 0 | ||
| Kendaraan (Saldo Awal) | Ekuitas Lainnya | ||||
| + Penambahan Kendaraan | 0 | ||||
| Total Kendaraan | 0 | ||||
| Bangunan (Saldo Awal) | |||||
| + Penambahan Bangunan | 0 | ||||
| Total Bangunan | 0 | ||||
| Aset Tetap Lainnya (Saldo Awal) | |||||
| + Penambahan Lainnya | 0 | ||||
| Total Aset Tetap Lainnya | 0 | ||||
| Total Aset Tetap | 0 | Total Ekuitas | 0 | ||
| Total Aset | 0 | Total Kewajiban & Ekuitas | 0 | ||
Komentar
Posting Komentar