Dalam renunganku bayangMu hadir menghampiri, Menyentuh sudut jiwa yang paling sepi. Betapa ingin kujabat dan kucium jemari muliamu, Seraya melangkah lembut seiring sejalan bersamamu, Menelusuri Pematang Kasih, Memetik keharuman janji yang suci. Hadiriah wahai Baginda dalam pembaringan sepiku, Mengusir lelah yang bersemayam di balik kalbuku, Bagaikan bintang gemintang berpendar anggun di langit malam, Menatapku dengan pandangan penuh belas kasih, Seraya memeluk erat jiwa yang merana ini. Hati ingin berontak dalam bisu, Menumpahkan tangis rindu yang sekian lama tertahan di dada. Kurindukan bening dan kesucian seperti hatimu, Engkau adalah samudera, lembut dan penuh kasih, Rinduku, Kurangkai dari jauh, Tak terbendung luruh dalam damai. Bergetar dalam rasa, Ku eja namamu dalam hening, Mengagungkan kemuliaanmu, menembus cakrawala, Bingkai cinta ini kian mengharu biru, Tempat rindu dan kasih berakhir di dermaga. Aku terkulai lelah, Pena jiwa tak sanggup lagi menerjemahkan riak rindu di dad...
🌾 Hari / Tanggal : Tempat : No. Nama Alamat Besarnya Donasi Tanda Tangan Hapus + Tambah Baris ✕ Hapus Baris Terakhir 🖨️ Cetak Jumlah Donatur : 0 orang Total Sumbangan : Rp 0 Mengetahui, Pencatat, 🗑️ Hapus Semua Data