Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Entri yang Diunggulkan

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Page

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...

Ngaji Bareng Gus Baha' Jilid 7

Klik tautan- tautan di bawah ini untuk dapat mendengarkan pengajian dari Gus Baha' : 186. Pengajian Bareng Gus Baha' 187. Pengajian Bareng Gus Baha' 188. Pengajian Bareng Gus Baha' 189. Pengajian Bareng Gus Baha' 190. Pengajian Bareng Gus Baha' 191. Pengajian Bareng Gus Baha' 192. Pengajian Bareng Gus Baha' 193. Pengajian Bareng Gus Baha' 194. Pengajian Bareng Gus Baha' 195. Pengajian Bareng Gus Baha' 196. Pengajian Bareng Gus Baha' 197. Pengajian Bareng Gus Baha' 198. Pengajian Bareng Gus Baha' 199. Pengajian Bareng Gus Baha' 200. Pengajian Bareng Gus Baha' 201. Pengajian Bareng Gus Baha' 202. Pengajian Bareng Gus Baha' 203. Pengajian Bareng Gus Baha' 204. Pengajian Bareng Gus Baha' 205. Pengajian Bareng Gus Baha'

Keinginan Untuk Mendapatkan Sirrul Inayah

عَلِمَ اَنَّ الْعِبَادَ يَتَشَوَّقـُونَ اِلىَ ظُهُورِ سِـرِّالعِنَـَايَةِ فَقاَلَ :يَـخْتـَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَّـَشَـاءُ. وَعَلِمَ اَنّـَهُ لَوْ خَلاَّ هُمْ وَذَالكَ لَتَرَكُواالعملَ إعْتِمَادًا علىْ الاَزَلِ فَقاَلَ: إنَّ رَحْمَة َ اللهِ قَرِيْبٌ مِنَ المُحْسِنِيـْنَ “ Allah telah mengetahui bahwa hamba-hamba ingin mendapat rahasia (kebesaran) karunia الله (sirrul ‘inayah), maka الله berfirman: “الله sendiri yang menentukan (menghususkan) rahmat dan karunia pada siapa yang dikehendaki” , dan الله mengetahui andaikan manusia dibiarkan (mengetahui rahasianya), mungkin mereka meninggalkan amal usaha karena berserah pada keputusan dizaman ‘azal, karena itu الله berfirman: “Sesungguhnya rahmat الله itu dekat pada orang-orang yang berbuat kebaikan." Sir itu berarti: semua perkara yang ditutupi, karena itu sir dirahasiakan pada kita. ‘Inayah berarti: bersambungnya Irodah (kehendak الله) dengan berhasilnya Sir di masa yang akan datang. Berhubung الله mengetahui bahwa...

Ngaji Bareng Gus Baha' Jilid 6

Klik tautan-tautan dibawah ini untuk dapat mendengarkan pengajian dari Gus Baha' : 135. Pengajian Bareng Gus Baha' 136. Pengajian Bareng Gus Baha' 137. Pengajian Bareng Gus Baha' 138. Pengajian Bareng Gus Baha' 139. Pengajian Bareng Gus Baha' 140. Pengajian Bareng Gus Baha' 141. Pengajian Bareng Gus Baha' 142. Pengajian Bareng Gus Baha' 143. Pengajian Bareng Gus Baha' 144. Pengajian Bareng Gus Baha' 145. Pengajian Bareng Gus Baha' 146. Pengajian Bareng Gus Baha' 147. Pengajian Bareng Gus Baha' 148. Pengajian Bareng Gus Baha' 149. Pengajian Bareng Gus Baha' 150. Pengajian Bareng Gus Baha' 151. Pengajian Bareng Gus Baha' 152. Pengajian Bareng Gus Baha' 153. Pengajian Bareng Gus Baha' 154. Pengajian Bareng Gus Baha' 155. Pengajian Bareng Gus Baha' 156. Pengajian Bareng Gus Baha' 157. Pengajian Bareng Gus Baha' 158. Pengajian Bareng Gus Baha' 159. Pengajian Bareng Gus Baha' 1...

Bagian Nafsu Dalam Ibadah

حظ النفس فى المعصية ظاهرٌجليٌّ، وحظها فى الطاعة باطن خفيٌّ ومدواة ما يخفى صعبٌ علاجهُ “ Bagiannya hawa nafsu dalam perbuatan maksiat itu sangat jelas dan terang, sedangkan bagian nafsu dalam perbuatan taat (ibadah) itu halus dan samar, untuk mengobati yang samar itu itu sangat sulit penyembuhannya." Ketahuilah bahwa hawa nafsu itu selalu ambil bagian/ peran baik dalam maksiat atau dalam taat (ibadah).  Kepentingan nafsu dalam maksiat itu jelas, seperti zina, minum-minuman keras, dia jelas merasakan enaknya dan kepuasannya. Karena nafsu mengajak maksiat itu tujuannya hanya ingin merasakan kenikmatan dan kepuasan dan akhirnya terjadi bencana dan kehinaan. Sedangkan bagian nafsu dalam taat/ ibadah, sangatlah halus dan samar untuk diketahui dan disadari. Karena dalam taat/ ibadah itu nafsu akan merasa berat, karena semua ibadah itu selalu bertentangan dengan hawa nafsu. Jadi apabila nafsu memerintahkan untuk ibadah maka waspadalah! Dan telitilah apakah ada kepentingan ...

Doa Bukan Penyebab Allah Memberi

لا يَكُنْ طَلَبُكَ تَسَـبُّـبًا اِلى العَطَاءِ مِنْهُ فَيَقِلَّ فَهْمُكَ عَنْهُ وَاليَكُنْ طَلَبُكَ لاِظْهارِ العُبُودِ يَّةِ وَقياماً بِحُقُوقِ الرُّبُوبيَّةِ “ Jangan sampai do’a permintaanmu itu engkau jadikan alat/ sebab untuk mencapai pemberian الله (jangan punya i’tiqod bahwa pemberian الله itu sebab do’amu), niscaya akan kurang pengertianmu (makrifatmu) kepada الله, tetapi hendaknya do’a permintaanmu itu semata-mata untuk menunjukkan kerendahan, kehambaanmu dan menunaikan kewajiban terhadap keTuhanannya الله." الله سبحانه وتعالى. Telah memerintahkan hambaNya untuk berdo’a dan meminta kepadaNya, tujuan utamanya hanya supaya hamba benar-benar menunjukkan sifat fakir, hina dan bodohnya dihadapan الله, bukan untuk sebab/ alat menghasilkan apa yang diminta. Hikmah dan pemahaman ini bagi orang yang sudah Arif billah, yang mereka tidak pernah berhenti dan bosan meminta kepada الله, walaupun tidak diberikan apa yang diminta, bagi mereka antara diberi atau tidak itu sa...

Hijabnya Makhluk

إِنَّمَا حَجَبَ اْلحَقَّ عَنْكَ شِدَّةَُ قُرْبِهِ مِنْكَ. “ Sesungguhnya yang menghijab (menghalangi) engkau daripada melihat الله, itu karena sangat dekatnya الله kepadamu." Bisa dimaklumi, bahwa panca indera manusia itu sangatlah terbatas, contohnya mata untuk bisa melihat, haruslah tepat pada ukurannya, terlalu jauh tidak akan kelihatan begitu juga terlalu dekat, juga tidak akan kelihatan. Seperti kalau kita baca tulisan yang kita dekatkan dan menempel pada mata tentu tidak akan bisa terbaca. Begitu juga الله, kita tidak bisa melihat الله, karena terlalu dekatnya الله, الله meliputi kita dengan cara yang sangat sempurna. الله berfirman : “Dan Aku lebih dekat (kepada mayyit) dari pada kamu semua, akan tetapi kamu semua tidak tahu” Hikmah ini tidak bisa difahami dengan sempurna kecuali orang-orang yang mata hatinya sudah terbuka terang, yang bisa melihat pendhohiran الله pada makhluknya. إنَّمَا احْتَجَبَ لِشِدَّة ِظُهُرِهِ وَخَفِيَ عَنِ الاَبْصَارِ لِعَظِيمِ نُو...

Maqom Ma'rifat, Fana', dan Cinta

مَنْ عَرَفَ الحَقَّ شَهِدهُ فِىْ كُلِّ شَىءٍ “Barang siapa yang benar-benar mengenal الله (berada dimaqom Ma’rifatulloh), pasti dapat melihatNya pada tiap segala sesuatu." وَمَنْ فَنِيَ بِهِ غَابَ عَنْ كُلِّ شىءٍ “ Barang siapa yang fana’ sebab melihat الله (berada dimaqom Fana’), pasti ia lupa (ghoib) dari segala sesuatu." Jadi orang yang sudah berada di maqom fana’, mereka sudah tidak melihat apa yang ada di alam ini kecuali hanya الله, dan orang tersebut sudah lupa pada dirinya, tidak merasakan apa yang ada pada dirinya, mereka sudah tidak melihat sifat wujud dan nyata pada apa yang dilihat. Berbeda dengan orang yang berada dimaqom ma’rifat, mereka melihat makhluk dan juga melihat الله yang menciptakan makhluk, mereka dengan jelas melihat الله pada setiap perkara yang wujud(makhluk), jadi para arif itu masih merasa dirinya ada, dan masih melihat adanya makhluk. وَمَنْ اَحَبَّهُ لَمْ يُوءْ ثِـرعَلَيهِ شَيـءـاً “ Dan barang siapa yang cinta pada الله (berada d...

Manfaat Al Qabdh dan Al Basthu

ربّما افادك في ليل القبض مالم تستفده في إشراق نهارالبسط لاتدْرُون ايّهُمْ اَقرَبُ لكم نفعًا. “Terkadang الله memberikan padamu faidah ilmu ma’rifat pada saat kesedihan (qobdh) yang digambarkan seperti gelapnya malam. Yang tidak kau dapatkan dalam keadaan lapang /kesenangan (basth) yang di gambarkan terangnya siang. Kamu semua tidak mengetahui manakah yang lebih bermanfaat bagimu." Dalam hikmah ke 90-92 telah diterangkan tentang al-qobdhu dan al-basthu, bahwa orang yang diberi kesenangan/ kelapangan (basth) yang nafsunya ikut mendapatkan bagiannya, yang terkadang menjadikan sebab terhijab dengan الله. Berbeda ketika orang yang dalam kondisi susah, sedih hatinya nafsunya akan lemah dan merasa sangat berhajat kepada الله, yang menjadikan sebabnya الله memberikan suatu kenikmatan yang hakiki,yaitu ilmu dan ma’rifat. Sebagaimana diterangkan lagi pada hikmah 161 ini. Sehingga orang-orang Arif sama memilih keadaan qobdh daripada basth. Tapi pada umumnya manusia memilih kes...

Hati Menjadi Sumbernya Nur

مطالعُ الانوارالقلوب والاسرارُ “Sumbernya berbagai Nur cahaya Ilahi (nur ilmu bagaikan bintang, nur ma’rifat bagaikan bulan dan nur tauhid bagaikan matahari) itu dalam hati manusia dan rahasia-rahasianya (asror) ." Hati dan sirnya para ‘Arifiin itu ibaratnya seperti langit yang menjadi tempat berjuta-juta bintang, bulan dan matahari. Seperti yang sudah diterangkan pada hikmah yang terdahulu bahwa nur yang keluar dari hati ‘Arifiin itu lebih terang dibandingkan sinarnya bintang, bulan dan matahari. Sebagian Arifiin berkata: Andaikan الله membuka Nur hatinya para waliyulloh, niscaya cahaya matahari ,bulan akan suram (kalah). Sebab cahaya matahari dan bulan bisa tenggelam dan gerhana, sedangkan Nur hati para wali itu tidak bisa tenggelam dan gerhana. Dalam hadits qudsi, رَسُول اللهﷺ bersabda, Firman الله : Tidak cukup untukKu bumi dan langitKu, tetapi yang cukup bagiku hanya Hati hambaKu yang beriman. Syeih Abul Hasan As-syadzily رضي الله عنه. berkata: Andaikan الله me...

Amal Jangan Ingin Dilihat Orang

غيّبْ نَظَرَالخلقِ اِليْكَ بِنَظَرِاللهِ اِليْكَ، وَغِبْ عَنْ اِقْبالهِمْ عَلَيْكَ بِشُهودِ اِقْبالِهِ عَلَيْكَ “ Hilangkan pandangan makhluk kepadamu, karena puas dengan penglihatan الله kepadamu, dan hilangkan perhatian (menghadapnya) makhluk kepadamu, karena yakin bahwa الله menghadapimu." Sebagai murid jangan terpengruh dengan penglihatan , perhatian dan pujian orang lain, karena الله selalu melihat dan memperhatikan kamu. Sebagai gambaran: sebagai seorang murid ketika kita dilihat dan diawasi oleh guru kita, tentu kita lupa dan tidak memperhatikan kalau kita sedang dilihat dan diawasi oleh orang lain. Begitu juga ketika guru kita berada dihadapan kita, tentu kita tidak akan memperdulikan orang lain yang menghadap kita. Apalagi yang melihat, mengawasi dan menghadapi kita itu الله, tentunya semua makhluk tidak ada artinya. Syeih Sahl bin Abdulloh At-Tustary berkata kepada kawan-kawannya: Seseorang tidak akan dapat mencapai hakikat kewalian sehingga menghilangka...

Allah SWT Tidak Membuat Tanda Kewalian

سبحان من لم يجعل الدليلَ علىٰ اولياءه الامن حيث الدليلُ عليه ولم يوصل اليهم الا من اراد ان يوصله اليه “Maha suci الله yang sengaja tidak membuat tanda untuk para walinya, kecuali sekedar perkara yang menunjukan kepada الله, dan الله tidak akan mempertemukan dengan mereka kecuali pada orang yang dikehendaki akan wushul (sampai) kepada الله." Sebagaimana telah diterangkan pada hikmah sebelumnya, yaitu الله menutupi Nur cahaya kewalian, begitu juga الله menutupi para wali-waliNya, dengan amal-amal lahir, seperti bekerja, makan, minum, sakit dan lain-lain. Jadi sangatlah sulit untuk mengenali waliyulloh itu, karena mereka juga seperti kita keadaan lahirnya. Syeih Abul-Abbas al-Mursy berkata: untuk mengenal Waliyyulloh itu lebih sulit dari pada mengenal الله, sebab الله mudah dikenal dengan adanya bukti-bukti kebesaran, kekuasaan dan keindahan buatanNya. Tetapi untuk mengetahui seorang yang sama dengan kamu, makan, minum menderita segala penderitaanmu sungguh sangat suk...

Jangan Putus Asa

إذا وقع منك ذنب فلا يكن سببالياءْسك من حصول الاستـقامة مع ربّك فقد يكون ذٰلك اٰخرذنب قدّر عليكَ. “Jika engkau terlanjur melakukan dosa, maka jangan sampai menyebabkan engkau putus asa untuk mendapatkan istiqomah menghadap Tuhanmu, sebab kemungkinan dosa itu yang kau lakukan itu sebagai dosa terahir yang telah ditakdirkan Tuhan bagimu." Engkau jangan putus asa dengan merasa tidak mungkin bisa istiqomah dalam menghamba pada الله,(sehingga mendorong kamu melakukan dosa-dosa yang lainnya) karena engkau terlanjur melakukan dosa, Perbuatan dosa itu tidak menyalahi istiqomah dalam kehambaan, kalau semata-mata terlanjur, dengan tidak ada sifat gembira dalam melakukan dosa itu, sebab manusia tidak mungkin mengelak dari takdir yang telah ditulis baginya. Kewajiban kamu ketika terlanjur berbuat dosa yaitu harus segera bertaubat. Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Sifat Kekanak-kanakan

متى كنت اذا اُعطيتَ بسطك العطاءُوإذامنعت قبضك المنع فاستدلّ بذالك على ثبوت طفوليّتك وعدم صدقك في عبوديتك “Apabila kamu ketika diberi (rizki) oleh الله, merasa gembira karena pemberian itu, dan jika ditolak (tidak diberi) hatinya merasa sedih karena penolakan itu, maka ketahuilah, yang demikan itu sebagai tanda adanya sifat kekanak-kanakan padamu, dan belum bersungguh-sungguh dalam sifat ke-hambaanmu kepada الله." Ketika suasana hatimu masih selalu berubah-ubah ketika menerima nikmat atau mendapat balak/ ujian. Maka nyata bahwa masih dipengaruhi oleh hawa nafsu, dan belum sungguh-sungguh dalam kedudukan kehambaan kepada الله, dan pengertian terhadap hikmah rahmat الله terhadap semua makhluknya. Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Roja' dan Khouf

اذااَرادْتَ ان يفْتحَ لك باب الرجاءِ فاشهد مامنه اليكَ، واذا اردت ان يفتح لك باب الخوف فاشهد مامنك إليهِ. “Apabila engkau ingin dibukakan الله pintu roja’/ harapan, maka perhatikan kebesaran nikmat pemberian الله padamu yang berlimpah. Dan apabila engkau ingin dibukakan pintu khauf/ takut,maka perhatikan hati dan amal ibadahmu kepada الله." Hikmah ini menjelaskan dua cara untuk bertaqarrub kepada الله yaitu : 1.Roja’ (berharap hanya kepada الله), caranya: selalu memperhatikan apa yang ada pada dirimu dari nikmat pemberian الله, macam-macamnya manfaat yang diberikan kepadamu, dan dihindarkan dari macam-macamnya bala’ bencana mulai dari kamu dalm kandungan ibumu sampai saat ini. Sehingga hati kamu bisa berharap secara optimis dan husnud-dhon kepada الله dan tidak akan putus asa. 2. Khouf (Takut hanya kepada الله), caranya: selalu memperhatikan apa-apa dari dirimu tentang kekurangan dan kecurangan mu dalam menghamba kepada الله, adab yang kurang baik terhadap الله. S...

Kenapa Makhluk Bisa Terlihat ?

اظهركلّ شيءلانه الباطن وطوى وجودكلّ شيءلانه الظاهر “Allah yang mendhohirkan segala sesuatu (makhluk) sehingga bisa dilihat, karena Dia bersifat Batin, dan الله melipat/ menyembunylkan wujudnya segala suatu, karena الله itu Dzat yang bersifat Dhohir." Ya’ni sebab الله mempunyai sifat Bathin maka الله mendhohirkan semua makhluk, sebab makhluk itu tidak bisa terlihat kecuali dengan Nur الله, Dan الله melipat/ menyembunyikan makhluk sebab الله bersifat dhohir, tidak ada makhluk yang menyekutukan الله dalam sifat, dzat dan af’alnya الله. Artinya الله tidak menjadikan sifat wujud dengan dzatnya/ hakiki pada selain الله.  Semua makhluk itu ‘adam yang hakiki, dan semua makhluk itu tidak wujud kecuali dengan wujudnya الله. Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Lihat dan Pelajari Alam Ini

اباح لك ان تنظر في الممكوّنات وما اذن لك ان تقف مع ذوات المكوّنات قل انظروا ماذافى السماوات؟ فتح لك باب الافهام ولم يقل: انظرواالسماوات لـءلا يدلك على وجودالاجرام “Allah memperbolehkan kamu melihat alam sekitarmu (makhluk), tetapi الله tidak mengizinkan engkau berhenti pada benda-benda di alam ini (makhluk). Sebagaimana firman الله : katakanlah: perhatikanlah apa-apa yang di langit. Semoga الله membuka kefahaman padamu, الله tidak brkata : perhatikan langi-langt itu. Supaya tidak menunjukkan padamu adanya benda-benda itu." Pada hikmah sebelumnya mushonnif menerangkan tentang wujud/ adanya alam (bisa terlihat)itu karena Nur dari الله. الله نور السموات والارض (الله itulah yang menerangi langit dan bumi). dan pada hikmah ini kita dituntun untuk bisa melihat dan mempelajari alam ini. الله mengizinkan kita untuk melihat cipatanNya supaya kita bisa bisa melihat bahwa semua itu ciptaan الله, jangan sampai kita terjebak/berhenti hanya melihat/memperhatikan bendanya, sehi...

Sikap Kita Ketika Dipuji Orang Lain

الناس يمدحونك لمايظنونه فيك فكن انت ذامّالنفسك لماتعلمه منها ”Orang-orang yang memuji padamu disebabkan oleh apa yang mereka sangka yang ada padamu, karena itu engkau harus mencela dirimu, karena apa-apa (aib) yang engkau ketahui pada dirimu." Kamu jangan sampai terpengruh/ tertipu dengan pujian orang-orang yang tidak mengetahui hakikatnya dirimu, tetapi kamu harus kembali melihat dirimu dengan mencela dirimu sebab perbuatanmu yang terbalik/ tidak sama dengan prasangka orang lain pada dirimu. Maka dari itu Sayyidina Ali berdo’a : “Allahumaj-alnaa khoirom-mimmaa yadhun-nuna,- walaa-tu-aakhidz-naa bimaa yaquuluuna ,- wagh-fir lanaa- maa-laa ya’lmuuna”. (Ya الله, jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangka, dan jangan Engkau siksa mereka sebab ucapan mereka terhadap diriku, dan ampunilah semua dosaku yang tidak diketahui mereka.) Dan siapa yang merasa senang dengan pujian orang lain terhadap dirinya, berarti dia telah memberi kesempatan pada setan untuk masu...

Ngaji bareng Gus Baha Jilid 5

Silahkan klik tautan di bawah ini untuk dapat mendengarkan Pengajian dari Gus Baha' : 57. Pengajian Bareng Gus Baha' 59. Pengajian Bareng Gus Baha' 60. Pengajian Bareng Gus Baha' 61. Pengajian Bareng Gus Baha' 62. Pengajian Bareng Gus Baha' 63. Pengajian Bareng Gus Baha' 64. Pengajian Bareng Gus Baha' 65. Pengajian Bareng Gus Baha' 66. Pengajian Bareng Gus Baha' 67. Pengajian Bareng Gus Baha' 68. Pengajian Bareng Gus Baha' 69. Pengajian Bareng Gus Baha' 70. Pengajian Bareng Gus Baha' 71. Pengajian Bareng Gus Baha' 72. Pengajian Bareng Gus Baha' 73. Pengajian Bareng Gus Baha' 74. Pengajian Bareng Gus Baha' 75. Pengajian Bareng Gus Baha' 76. Pengajian Bareng Gus Baha' 78. Pengajian Bareng Gus Baha' 79. Pengajian Bareng Gus Baha' 80. Pengajian Bareng Gus Baha' 81. Pengajian Bareng Gus Baha' 82. Pengajian Bareng Gus Baha' 83. Pengajian Bareng Gus Baha' 84. Pengajian Bareng Gus Baha...

Ngaji Bareng Gus Baha' Jilid 4

Klik tautan di bawah ini untuk mendengarkan pengajian dari Gus Baha' , Semoga bermanfaat : 28. Ngaji Bareng Gus Baha' 29. Ngaji Bareng Gus Baha' 30. Ngaji Bareng Gus Baha' 31. Ngaji Bareng Gus Baha' 32. Ngaji Bareng Gus Baha' 33. Ngaji Bareng Gus Baha' 34. Ngaji Bareng Gus Baha' 35. Ngaji Bareng Gus Baha' 36. Ngaji Bareng Gus Baha' 37. Ngaji Bareng Gus Baha' 38. Ngaji Bareng Gus Baha' 39. Ngaji Bareng Gus Baha' 40. Ngaji Bareng Gus Baha' 41. Ngaji Bareng Gus Baha' 42. Ngaji Bareng Gus Baha' 43. Ngaji Bareng Gus Baha' 44. Ngaji Bareng Gus Baha' 45. Ngaji Bareng Gus Baha' 46. Ngaji Bareng Gus Baha' 47. Ngaji Bareng Gus Baha' 48. Ngaji Bareng Gus Baha' 49. Ngaji Bareng Gus Baha' 50. Ngaji Bareng Gus Baha' 51. Ngaji Bareng Gus Baha' 52. Ngaji Bareng Gus Baha' 53. Ngaji Bareng Gus Baha' 54. Ngaji Bareng Gus Baha' 55. Ngaji Bareng Gus Baha' 56. Ngaji Bareng Gus Baha...

Artikel Populer

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

Sistem Informasi Akuntansi BUMDes

Laporan Keuangan BUMDES - Versi Final Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDes Unit Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Operasional 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanj...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Page

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...

MENGAJARKAN PAMER DAN VIRAL ?

Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq   Syaikh Hasan as Sadziliy rahimahullah, seorang ulama pendiri thariqah Asy Syadiliyah yang hidup di abad ketujuh Hijriyah berkata : أعلنوا بطاعتكم إظهاراً لعبوديتكم كما يتظاهر غيرُكم بالمعاصي، وعليكم بالإعلام للناس بما منحكم الله تعالى من العلوم والمعارف. "Umumkan ketaatanmu agar orang-orang tahu akan ibadahmu, sebagaimana orang lain pede mempertunjukkan kemaksiatannya.  Viralkan kepada banyak orang akan ilmu dan pengetahuan yang telah Allah ta'ala anugerahkan kepadamu." [1] Penjelasan : Nasehat beliau dan juga ulama manapun harus disikapi dengan dua cara : Pertama adalah dengan didudukkan sesuai konteksnya. Perkataan sebaik apapun bila tidak dipahami dengan baik akan menjadi rusak.  Jangan sampai ketika kita membahas bab memaafkan, yang dibawa dalil-dalil tentang hukum dan keadilan. Dan saat kita bicara hukum dan keadilan, kita seret ke dalil tentang bab memaafkan. Akhirnya rancu. Dan yang kedua, perkataan siapapun harus diselara...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas

Laporan Keuangan - FIFO HPP + Arus Kas (Responsive) Laporan Keuangan Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 📋 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan / Direktur Bidang Usaha / Unit Periode Laporan Pilih Bulan Awal Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember s/d Pilih Bulan Akhir ...