Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Amalan Dzikir Imam Al Ghazali

Di antara kewajiban seorang muslim adalah mengingat dan menempatkan Allah SWT sebagai sandaran hidupnya. Manusia dapat mengingat Allah SWT di mana saja dan kapan saja selama ia masih berada di atas bumi-Nya. Banyak sekali ekspresi manusia dalam mengingat Allah, seperti menangis, berdiam diri, menyanyi, menari, dan berkata-kata. Sebagai mana difirmankan dalam surat Al Baqarah ayat 152: ‎فاذكرونى أذكركم ‎ "ingatlah kepada-Ku niscaya Aku ingat kepadamu." Dalam konteks ini seorang muslimim tidak pernah lepas dari tiga hal yaitu doa (permintaan kepada Allah), zikir yaitu segala gerak gerik dan aktivitas yang berobsesi taqarrub kepada Allah. Termasuk juga zikir adalah melafadzkan kata-kata tertentu. Dan wirid (bacaan tertentu untuk mendapatkan 'aliran' dari Allah). Yang dimaksud dengan aliran di sini adalah aliran rahmat Allah SWT yang sampai pada seorang muslim dalam berbagai bentuknya. Sehingga rahmat itu akan menuntunnya menghindar dari masalah yang akut. Baik masa...

Amalan Menjelang Tidur Sesuai Tuntunan Islam

Ketika hari telah larut malam dan kantuk mulai menyerang seorang pasti ingin segera tidur untuk beristirahat. Akan tetapi bagi seorang muslim, tidur itu harus disertai dengan rasa pasrah yang mendalam. Pasrah kepada Allah swt dengan berdo'a dan berdzikir telebih dahulu. Sebagaimana diajarkan Rasululah saw kepada Sayyidah Aisyah ra. Dalam sebuah haditsnya Rasulullah saw pernah berkata kepada Aisyah "Janganlah engkau tidur sebelum mengerjakan empat hal : 1. Menghatamkan Al Qur'an. 2. Menjadikan para Nabi sebagai pemberi syafaat bagimu. 3. Meminta ridha dari semua kaum muslimin. 4. Melaksanakan haji dan Umrah". Kemudian Aisyah menjawab "bagaimana aku bisa melakukan keempat hal tersebut?" seraya tersenyum Rasulullah saw berkata: "Apabila engkau membaca surat al-Ikhlas tiga kali, maka seakan-akan engkau telah menghatamkan al-Qur'an. Dan apabila engkau bershalat kepadaku dan kepada semua Nabi-Nabi maka engkau sama dengan menjadikan kami sebagai pemberi sy...

Kesetiaan

Sembilan kali musim hujan, keteguhanmu menyirami cintaku, sembilan kali musim kemarau, rindumu bersemi hanya untukku, lama sekali menatahkan bait rindu, lama sekali menunggu, lama sekali berharapan, lama sekali tiada jawaban, lama sekali tetap setia. Bahasamu adalah kalbu, diam dan cemburu, ceritamu adalah pandangan, kasih sayang dan air mata, kerinduanmu adalah lamunan, pujian dan untaian kembang. Sembilan kali musim hujan, sembilan kali musim kemarau, tapi jawabku hanya diam membisu, diam dingin bagai karang batu, bersandarkah aku pada yang lain ? Ya ! Berpalingkah aku pada yang lain ? Ya ! Tapi kalbu ini tak pernah berpaling, tak pernah berkeping- keping. Kasih, cintamu memang abadi, tapi aku tak dapat meridhoi, hatimu memang suci tapi aku tak terkendali, kau bagai maha dewi, bagaikan bintang maharani bagai bulan purnama, kembang melati. Kasih, kau memang suci menangisi hati berpaling ini, tapi kau tak kan pernah mengerti, kisah ini terbawa mati karena sesungguhnya aku tak berpali...

Mata Hati Cinta

Muhammad Saroji - File Pribadi Dalam kegelapan mata ini memandang, menelusuri jalanan terjal dan berliku, mata ini jalang menerawang, betapa keteguhan kukuh hampir terbuang, sungguh, hampir tercampakkan Dalam kerinduan rasa ini menghayati cerita lama, membaca bahasa kalbu dalam diam, sungguh coretan kecil ini hampir musnah terbuang, bagai kertas tipis terbakar api, tapi mata hati cinta tak pernah lupa, ini cinta adalah bunda meski doa suci hampir tiada, ini perjalanan adalah bunda, meski diam dalam seribu bahasa. =============================== Created By Muhammad Saroji  © Copyright - All Rights Reserved

Merpati Tak Pernah Ingkar Janji

Kulihat di matanya, pancaran cinta yang lembut bersahaja, kusapa dalam diam, seakan hamparan embun di tengah telaga. Wahai jiwa yang membuatku bahagia, wahai cinta yang membuatku bergelora, ku suntingkan mawar merah dalam kisah asmara. Mekarlah bunga sekuntum, mewangi melati suci, prasasti terpahat untukmu, cintaku bertahta abadi. © Copyright - All Rights Reserved

Tegar

Di jalanMu, tiada hendak aku melangkah kecuali dengan hati tegar, biarlah menjadi indah, biarlah perjuangan ini menjadi kemuliaan, menelusuri tebing-tebing tinggi, menyibak tirai kabut, di antara ranting-ranting kering. Bukankah seharusnya malam ini aku terlelap? bahkan bercumbu rayu atau bergulatan cinta, tetapi ketukan pintu memanggilku pelan, mengajakku berdamai dan bercerita tentang sebagaian dunia yang hilang, karena kegagalan dan kelemahan, kebodohan dan keputusasaan. Tegar, hanya itulah kata-kata yang dapat kusematkan, menutup rasa rindu, memperjuangkan keberhasilan yang tertunda. Tegar dan tabah, menjadi kalimat sakti, tuk berpaling dari keputusasaan. © Copyright - All Rights Reserved

Tegar

Di jalanMu, tiada hendak aku melangkah kecuali dengan hati tegar, biarlah menjadi indah, biarlah perjuangan ini menjadi kemuliaan, menelusuri tebing-tebing tinggi, menyibak tirai kabut, di antara ranting-ranting kering. Bukankah seharusnya malam ini aku terlelap? bahkan bercumbu rayu atau bergulatan cinta, tetapi ketukan pintu memanggilku pelan, mengajakku berdamai dan bercerita tentang sebagaian dunia yang hilang, karena kegagalan dan kelemahan, kebodohan dan keputusasaan. Tegar, hanya itulah kata-kata yang dapat kusematkan, menutup rasa rindu, memperjuangkan keberhasilan yang tertunda. Tegar dan tabah, menjadi kalimat sakti, tuk berpaling dari keputusasaan. © Copyright - All Rights Reserved

Cinta Yang Kering

Berhembus angin menerpa bukit, pucuk-pucuk pinus berguguran, lembayung bercampur jelaga di ufuk senja, temani hari hingga ke ujung temaram, gelapnya sebuah malam. Padi dan ilalang mengering, kegersangan ini pertanda apa..... kulit ini merinding, hati juga menggigil, kemarahan ini pertanda apa..... karena kau dan aku sama sekali tak ada cinta. Ah, kau ini hanya bara api, setengah mati aku menjagamu agar tak menjadi api, kau buas, penuh birahi, kau penuh darah, penuh cerita luka, baiklah ku tinggalkan pergi. Angin tetap berhembus menerjang bukit, mengeringkan jerih payah dan air mata, sebagian harapan telah tertumpah pasrah, hanya berbekas di hamparan kertas, tinggal cerita sejarah, tentang kau dan aku yang lebih baik berpisah

I Miss You

Surat Al-Baqarah Ayat 101-200

 Surat Al-Baqarah Ayat 101-200 (Sapi Betina) Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan apa (kitab) yang ada pada mereka, sebahagian dari orang-orang yang diberi kitab (Taurat) melemparkan kitab Allah ke belakang (punggung)nya, seolah-olah mereka tidak mengetahui (bahwa itu adalah kitab Allah). Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang d...

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...