Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...
Pagi-pagi sekali kubuka pintu rumah
aku lihat puncak Gunung Slamet yang megah berdiri di atas hamparan sawah yang masih hijau.
Angin selatan berhembus perlahan
menyapa bilah-bilah rambutku yang masih acak-acakan, benarkah gunung setegar itu kelak akan menumpahkan lahar ?
menyapu bersih seluruh kehidupan di bawahnya ?
Mungkin sebuah keniscayaan
meski waktunya entah kapan,
tapi agaknya penghulu alam mulai geram menyaksikan sendi-sendi kehidupan porak poranda,
siapa pula yang menghancurkan
karena kita sendirilah yang menjadi pelakunya, bukan orang lain menjadi kambing hitam karena kita sendirilah yang memilih jalan kehidupan di antara benar dan
salah.
Jiwaku,
bukankah kita telah diberi anugrah terbesar yang alam semesta tidak sanggup menerimanya ?
Jiwaku,
bukankah anugerah itu berupa hidayah keimanan ?
Bukankah kebebasan juga sebuah karunia ?
Dengannya kita memilih hidayah untuk menyelamatkan diri, atau
kesesatan untuk menghancurkan alam semesta...
aku lihat puncak Gunung Slamet yang megah berdiri di atas hamparan sawah yang masih hijau.
Angin selatan berhembus perlahan
menyapa bilah-bilah rambutku yang masih acak-acakan, benarkah gunung setegar itu kelak akan menumpahkan lahar ?
menyapu bersih seluruh kehidupan di bawahnya ?
Mungkin sebuah keniscayaan
meski waktunya entah kapan,
tapi agaknya penghulu alam mulai geram menyaksikan sendi-sendi kehidupan porak poranda,
siapa pula yang menghancurkan
karena kita sendirilah yang menjadi pelakunya, bukan orang lain menjadi kambing hitam karena kita sendirilah yang memilih jalan kehidupan di antara benar dan
salah.
Jiwaku,
bukankah kita telah diberi anugrah terbesar yang alam semesta tidak sanggup menerimanya ?
Jiwaku,
bukankah anugerah itu berupa hidayah keimanan ?
Bukankah kebebasan juga sebuah karunia ?
Dengannya kita memilih hidayah untuk menyelamatkan diri, atau
kesesatan untuk menghancurkan alam semesta...

Komentar
Posting Komentar