Langsung ke konten utama

Perempuan Pesisir Punya Peran Dominan

 DOMINASI laki-laki atas perempuan, terutama dalam wilayah publik, tidak terjadi di semua wilayah. Di daerah pesisir di sepanjang pantai Kota dan Kabupaten Pekalongan, perempuan pesisir ternyata memiliki peran dominan dalam manajemen ekonomi rumah tangga.

Koordinator Penelitian PSW STAIN Pekalongan Hasti Nahdiana MSi kepada Suara Merdeka mengatakan, masyarakat pesisir di Kota Santri tidak percaya ada penguasa gender atau konsepsi sosial yang membedakan peran laik-laki dan perempuan dalam wilayah publik. Sebab, nyatanya peran ekonomi rumah tangga tidak hanya didominasi kaum laki-laki.

''Ketika para nelayan melaut, perempuan di desa-desa pesisir menjadi media yang menghubungkan TPI (tempat pelelangan ikan) dengan publik melalui pasar, yaitu melalui ibu-ibu bakul dan industri rumah tangga,'' ujar aktivis gender Kota Santri tersebut.
Keadilan pembagian kerja di wilayah publik tersebut, kata Hasti, tidak diimbangi keadilan di tingkat kebijakan pembangunan di daerah yang masih bernuansa kapitalistik dan mengalami dilema antara potensi kultur dan kekuasaan yang sangat terikat dengan budaya birokrsi. Penerjemahan kekuasaan itu, kata dia, belum mencerminkan keadilan gender.

Kinerja birokrasi di pemerintahan daerah, jelas dia, kadang-kadang tidak relevan dengan keinginan profesionalisme industrialisasi yang menempatkan hak kerja pada kemampuan, bukan jenis kelamin. ''Perbenturan antara kultur masyarakat dan kepentingan kekuasaan tersebut akhirnya membuat permasalahan sosial di masyarakat justru tidak tertangani dengan optimal.''

Salah satu masalah pelik yang belum ditangani, katanya, adalah masalah keterikatan para bakul ikan dan nelayan kepada para rentenir. Dalam transaksi jual beli secara tradisional di laut sekalipun, para nelayan dan bakul ikan tidak dapat menghindar dari sistem rentenir.

''Di satu sisi sistem birokrasi atau ekonomi yang tidak mencerminkan keadilan gender akan memunculkan suburnya kebijakan publik yang kolutif, sehingga usaha para nelayan untuk melepaskan diri dari jeratan para rentenir akan makin sulit diwujudkan.''
Karena itu, lanjut Hasti, budaya yang selalu menempatkan keadilan dalam segala bidang termasuk dalam perumusan kebijakan pembangunan harus terus didorong, termasuk keadilan gender yaitu dengan menempatkan posisi laki-laki dan perempuan secara seimbang dan mempunyai hak yang sama di bidang publik.

Lebih Aktif


Dalam beberapa kondisi, menurut Hasti, aktivis perempuan dalam menuntut hak jauh lebih aktif dibandingkan dengan aktivis laki-laki. Buruh-buruh perempuan, kata dia, cenderung lebih kritis menuntut kenaikan gaji sesuai dengan UMR yang ditentukan pemerintah serta mampu menggunakan berbagai mediasi untuk memobilisasi aksi sosial.

Fenomena tersebut bisa dilihat dari aktivitas perempuan di Kota Santri. Beberapa partai yang mengatasnamakan partai Islam, misalnya, beraktivitas di masjid untuk mengakomodasi kepentingan perempuaan. ''Tak heran, jamaah tarekat yang didominasi perempuan dan bergerak di bidang ekonomi publik sekarang tumbuh subur,'' katanya.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...