Langsung ke konten utama

Hukum Bacaan Shalawat Dalam Khutbah Jum'at

Forummuslim.org - Sebagaimana umum kita ketahui, pada tiap pelaksanaan
khotbah Jum'at, para khotib selalu Membacakan Sholawat kepada Nabi
Muhammad SAW, karena pembacaan Sholawat Nabi merupakan rukun khotbah
yang dapat menentukan sah tidaknya pelaksanaan ibadah sholat jum'at.
Namun ternyata para ulama berbeda pendapat mengenai rukun khutbah
Jumat. Misalnya dalam madzhab Hanafi tidak menyebut pembacaan shalawat
kepada Nabi SAW sebagai salah satu rukunnya. Sedang menurut Madzhab
Syafi'i menyatakan ada lima rukun khutbah yang salah satunya adalah
membaca shalawat.


Bahwa bershalawat kepada Nabi saw dalam khutbah Jumat memang termasuk
dari salah satu rukun khutbah. Konsekuensinya adalah jika ditinggalkan
maka khutbah tersebut tidak sah. Jika khutbahnya saja tidak sah,
shalat Jumat-nya pun tidak sah karena khutbah merupakan salah satu
syarat yang harus terpenuhi agar shalat Jumat bisa dianggap sah.


Dari sini Tampak bahwa ulama yang berpendapat bahwa membaca shalawat
adalah salah satu rukun khutbah di antaranya adalah para ulama dari
Madzhab Syafi'i. Lantas apa alasannya? Salah satunya adalah diqiyaskan
atau dianalogikan dengan adzan atau shalat.
Sebab, khutbah merupakan ibadah yang meniscayakan untuk mengingat
Allah. Sedangkan setiap ibadah yang meniscayakan untuk mengingat Allah
juga meniscayakan untuk mengingat Rasulullah SAW seperti adzan atau
shalat.

(وَ)الثَّانِي (اَلصَّلَاةُ عَلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ ) ؛ إِذْ كُلُّ عِبَادَةٍ افْتَقَرَتْ إلَى ذِكْرِ اللَّهِ
تَعَالَى افْتَقَرَتْ إلَى ذِكْرِ نَبِيِّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ كَالْأَذَانِ وَالصَّلَاةِ

Artinya, "Kedua, membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Sebab setiap
ibadah yang membutuhkan mengingat Allah (dzikrullah), ia juga
membutuhkan untuk mengingat Rasulullah saw seperti adzan dan shalat,"
(Lihat Syamsuddin Ar-Ramli, Nihayatul Muhtaj ila Syarhil Minhaj,
Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah, 1434 H/2013 M, juz II, halaman 121).


Lantas bagaimana jika dikatakan bahwa dalam khutbah Jumat yang beredar
(diriawayatkan) dari Rasulullah SAW tidak ditemukan kalimat yang
menunjukkan kewajiban membaca shalawat kepadanya? Untuk menjawab hal
ini adalah bahwa para ulama baik salaf maupun khalaf dalam setiap
khutbah Jumatnya selalu membaca shalawat kepada Nabi saw. Sedangkan
kesepakatan mereka merupakan dalil yang menunjukkan wajibnya membaca
shalawat kepada Beliau dalam khutbah.


وَلَا يُقَالُ : إنَّ خُطْبَتَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَيْسَ فِيهَا صَلَاةٌ ؛ لِأَنَّ اتِّفَاقَ السَّلَفِ وَالْخَلَفِ عَلَى
التَّصْلِيَةِ فِي خُطَبِهِمْ دَلِيلٌ لِوُجُوبِهَا

Artinya, "Dan tidak bisa dikatakan bahwa dalam khutbah Nabi SAW tidak
terdapat shalawat (kepadanya). Sebab, kesepakatan para ulama salaf dan
khalaf untuk membaca shalawat dalam khutbah-khutbah mereka merupakan
dalil atas wajib shalawat..." (Lihat Ibnu Hajar Al-Haitami, Tuhfatul
Muhtaj bi Syarhil Minhaj, dalam Hawasyi Tuhfatil Muhtaj bi Syarhil
Minhaj, Mesir-Maktabah At-Tijariyah Al-Kubra, tt, juz II, halaman
446).


Penjelasan ini mengandaikan bahwa membaca shalawat kepada Nabi SAW
telah menjadi praktik yang telah dijalankan dan menjadi kesepakatan
para ulama baik salaf maupun khalaf. Sedang kesepakatan mereka adalah
dalil atas wajibnya membaca shalawat kepada Nabi SAW. Dari sini maka
tidak bisa dikatakan bahwa bahwa dalam khutbah Beliau tidak terdapat
shalawat kepadanya.


Demikian catatan kecil yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa dipahami
dengan baik. Sikapi segala perbedaan para ulama secara bijak dan tak
perlu berlebihan. (sumber : nu.or.id)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...