Langsung ke konten utama

Hukum Mencium Tangan Ulama

Forummuslim.org - Bagaimanakah hukum mencium tangan seorang kiai atau
ustadz/ulama yang kita anggap alim dan saleh?

Bahwa mencium tangan para kiai yang kita anggap sebagai orang alim,
zuhud, dan wara` adalah hal yang lumrah. Mencium tangan mereka bukan
berarti mengkultuskannya, tetapi lebih karena menghormati kealiman,
kezuhudan, dan kewara`annya.

Para sahabat Rasulullah saw pernah mencium tangan Beliau SAW.
Contohnya adalah Ibnu Umar RA yang pernah mencium tangan Rasulullah
SAW. Hal ini bisa kita lihat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu
Dawud berikut ini,

وَرُوِيَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ كَانَ فِي
سَرِيَّةٍ مِنْ سَرَايَا رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَذَكَرَ قِصَّةً قَال : فَدَنَوْنَا مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَبَّلْنَا يَدَهُ

Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA bahwa ia pernah ikut dalam salah satu
pasukan infantri Rasulullah SAW kemudian ia menuturkan sebuah kisah
dan berkata: "Kemudian kami mendekati Nabi SAW dan mengecup
tangannya," (Lihat Wizaratul Awqaf was Syu`unul
Islamiyyah-Kuwait,al-Mawsu'atul Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, Kuwait-Dar
as-Salasil, cet ke-2, juz, XIII, h. 131)

Menurut Muhyiddin Syaraf An-Nawawi dalam kitabal-Majmu' Syarhul
Muhadzdzabbahwa mencium tangan orang yang saleh, zuhud, alim dan yang
semisalnya dari orang-orang ahli akhirat adalah sunah. Tetapi
sebaliknya jika menjadi sangat makruh apabila kita mencium tangan
seseorang karena kekayaannya atau kedudukannya di hadapan orang-orang
senang dunia.

يُسْتَحَبُّ تَقْبِيلُ يَدِ الرَّجُلِ الصَّالِحِ وَالزَّاهِدِ
وَالْعَالِمِ وَنَحْوِهِمْ مِنْ اَهْلِ الآخِرَةِ وَأَمَّا تَقْبِيلُ
يَدِهِ لِغِنَاهُ وَدُنْيَاهُ وَشَوْكَتِهِ وَوَجَاهَتِهِ عِنْدَ أَهْلِ
الدُّنْيَا بِالدُّنْيَا وَنَحْوِ ذَلِكَ فَمَكْرُوهٌ شَدِيدَ
الْكَرَاهَةِ

Disunahkan mencium tangan laki-laki yang saleh, zuhud, alim, dan yang
semisalnya dari ahli akhirat. Sementara mencium tangan seseorang
karena kekayaannya, kekuasaan dan kedudukannya di hadapan ahli dunia
dan semisalnya, hukumnya adalah makruh dan sangat dibenci, (Lihat
Muhyiddin Syaraf An-Nawawi,al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, Kairo, Darul
Hadits, 1431 H/2010 M, juz, VI, h. 27).

Bahkan As-Sarakhsi dan sebagaian ulama muta'akhhirin membolehkan untuk
mencium tangan orang alim dalam rangka tabarrukan. Hal ini sebagaimana
dikemukakan oleh az-Zaila'i dalam kitab Tabyinul Haqa`iq Syarhu Kanzid
Daqa`iq.

وَرَخَّصَ الشَّيْخُ الْإِمَامُ شَمْسُ الْأَئِمَّةِ السَّرَخْسِيُّ
وَبَعْضُ الْمُتَأَخِّرِينَ تَقْبِيلَ يَدِ الْعَالِمِ أو الْمُتَوَرِّعِ
على سَبِيلِ التَّبَرُّكِ

Syaikh al-Imam Syamsul A`immah as-Sarakhsi dan sebagian ulama yang
belakangan memberikan rukhshah dengan membolehkan mencium tangan orang
yang alim atau wara` dengan tujuan untuk bertabarruk, (Lihat
az-Zaila'i,Tabyinul Haqa`iq Syarhu Kanzid Daqa`iq, Kairo, Darul Kutub
al-Islami, 1313 H, juz, VI, h. 25).

Berangkat dari penjelasan singkat ini maka mencium tangan orang yang
kita anggap alim, zuhud, atau wara' adalah sunah, seperti mencium
tangan para kiai. Bukan untuk mengkultuskan mereka, tetapi lebih
karena kesalehan, kealiman, kezuhudan, atau kewara'annya.

Bahkan boleh juga mencium tangan mereka dalam rangka bertabarruk atau
mencari berkah.

Demikian artikel yang dapat kami kemukakan. Semoga bisa menjadi
pelajaran bagi kita. Sudah selayaknya kita menghormati para kiai yang
alim, wara`, dan zuhud dan bertabarrukan kepada mereka.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...