Langsung ke konten utama

Hukum Menjulurkan Pakaian Hingga Ke Bawah Mata Kaki (Isbal)

Oleh : Jefri Nofendi

Ada yang bertanya padaku seperti ini :

Assalaamu'alaikum.wr­wb..
Bagaimana pandangan Bang Jefri dengan masalah isbal? Ada wahabi
diskusi dan mengharam mutlaqkan isbal? Syukron.
-------------------------------------------------------
ini jawaban saya :
Wa alaikummus salam wr. wb.

Rasulullah SAW mengharamkan menjadikan pakaian sebagai bentuk
kesombongan, adapun kain yang menjulur hingga di bawah mata kaki itu
tidak mengapa jika tidak untuk kesombongan. kalaulah kain terkena
najis di bawahnya , kain itu bisa dibersihkan dengan dibilas air dan
tergantung jenis najisnya, walau seberat apapun najisnya tetap bisa
dibersihkan, namun kesombongan akan sulit dibersihkan kalau dia tidak
tahu cara membersihkan hati dan tidak sadar dengan kesombongannya.


Sahabat Nabi ada yang kainnya menjulur hingga melebihi mata kaki,
namun Rasulullah SAW tidak menyuruh memotong bagian bawahnya melainkan
disuruh untuk meninggikannya
dan cara meninggikannya dengan cara menggulung kain tersebut lalu
memerintahkan untuk membersihkan bagian bawahnya yang terkena najis.

Dahulu untuk menunjukkan kedudukan atau kebesaran seseorang
ditunjukkan dengan cara berpakaian, dan para pembesar umumnya
menunjukkan kepongahan dan kesombongannya dengan cara berpakaian,
beberapa sahabat ada yang berpakaian ala pembesar yang melebihi mata
kaki ke bawah dan di antara mereka ada yang terbesit sifat riya
menunjukkan dirinya lebih baik dari pada sahabat yang lain yang
berpakaian pas - pasan, karena itulah Rasulullah SAW memerintahkan
sahabat yang pakaiannya berlebih untuk meninggikan pakaiannya,
sahabatpun meninggikan pakainnya dengan cara digulung bagian atasnya
(red : kalau sekarang mirip sarung, kalau celana panjang digulung
bagian bawahnya).

Adapun kewajiban harus bercelana cingkrang yang harus dipotong bagian
bawahnya adalah bukan perintah Rasulullah SAW dan bukan pendapat
Sahabat melainkan pendapat yang riwayatnya diketahui berasal dari
ulama syiah yang hidup jauh dari masa sahabat , silakan check kitab
syiah yaitu al kafi tentang bab ISBAL atau memendekkan pakaian anda
bisa temukan buktinya disana, bahkan saya pernah mempost status bukti
bahwa celana yang dipotong menjadi cingkrang dan dianggap itu sebagai
kewajiban dan sunnah berawal dari pendapat ulama syiah.
kalau zaman sekarang celana cingkrang adalah pakaian bentuk
kesombongan kaum kafir dan yahudi contohnya para cukong dan para
bos-bos yahudi zionis,
nah apa itu sudah cukup jelas ...
nb : harap maklum salafi wahabi mencingkrangkan celananya oleh beberapa sebab :

1. Menunjukkan kesan menjalankan SUNNAH yang akhirnya jatuh pada keriyaan.
2. Tidak faham beda arti kata "memotong" dengan "meninggikan"
3. Tidak lulus bab thaharah (bersuci) dan takut bagian bawahnya
terkena najis karena kalau terkena najis mereka tidak tahu cara
membersihkannya, akibat tidak khatam bab bersuci akhirnya sok suci ...
Padahal kita diajarkan bab thaharah atau bersuci agar senantiasa
mensucikan diri tanpa perlu menzolimi orang yang kotor dan najis
bukannya merasa sok suci hingga memandang najis dan jijik orang yang
belum mengerti bersuci.

sedikit tambahan, sombong itu SIFAT sedangkan kain adalah BENDA,
perangai seseorang itu dinilai dari sifatnya bukan bendanya

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...