Langsung ke konten utama

Sikap Hati-Hati dalam Menggali Hukum dan Mencuplik Dalil (1)

Forummuslim.org - Belakangan ini, media sosial menjadi ajang
kontestasi ideologi keislaman. Berbagai opini wacana Islam begitu
cepat menjadi viral, disebarkan melalui kanal-kanal online, menjadi
pesan berantai di grup-grup jejaring sosial seperti Facebook dan
WhatsApp. Umat Islam tiap hari dibombardir dengan perang dalil.
Berbagai isu, seperti ucapan selamat Natal, pemimpin non-muslim,
perayaan tahun baru, musik, dan 'ritual-ritual bid'ah' menyesaki
ruang-ruang publik, riuh rendah di media sosial. Yang pro dan yang
kontra sama-sama berhujjah dengan Al-Qur'an dan hadits. Muslim awam,
yang tidak punya basic keilmuan, terombang-ambing dalam debat kusir
yang membingungkan. Banyak di antara mereka mengikuti
pandangan-pandangan ustadz, di TV dan koran, dengan kapasitas ilmu
yang pas-pasan. Mengutip sepotong-dua potong ayat, sebaris-dua baris
hadits, para ustadz ini (sebagian dadakan) tampil bak seorang mufti,
mengetok palu halal-haram. Sebagian lagi mengerti Islam, tetapi
bermadzhab tekstualis: kebenaran hanya ada pada teks. Dan teks itu
harus dipahami apa adanya, tak perlu ta'wil, tidak butuh tafsir.

Bagaimana dalil harus dipahami?
Narasi ini akan mengurai metode membaca dan mamahami dalil serta
panduan istinbath dan istidlal (menggali hukum dan mencuplik dalil)
menurut Imam Syafi'i. Panduan ini merupakan rumus untuk menarik dalil,
terutama yang tidak termaktub hukumnya secara sharih (jelas dan tegas)
di dalam nash. Kerangka ini akan mengeliminasi 'anarki hukum' yang
ditimbulkan oleh pencuplikan dalil yang tidak komprehensif. Seseorang
tidak boleh menetapkan hukum halal-haram hanya dari sepenggal dalil
Al-Qur'an dan hadits, tanpa memahami karakteristik dan munasabah-nya
dengan dalil lain.

Metode Istinbath Imam Syafi'i

Menurut Imam Syafi'i Abu Abdillah Muhammad ibn Idris ibn Abbas ibn
Utsman ibn Syafi' ibn Saib ibn Ubaid ibn Abu Yazid ibn Hasyim ibn
Muthallib ibn Abdi Manaf), "seseorang selamanya tidak boleh menetapkan
hukum halal-haram kecuali berdasarkan ilmu yang bersumber dari
Al-Qur'an, Sunah, Ijma' dan Qiyas". Imam Syâfi'i, melalui kitab
Ar-Risalah, mewariskan sesuatu yang sangat penting bagi khazanah
keilmuan Islam, yaitu ushul fiqih. Ilmu ini memberikan panduan ijtihad
bagi seseorang untuk mengambil hukum dari dalil-dalil Al-Qur'an,
Sunah, Ijma', dan Qiyas.
Metode istinbath Imam Syafi'i akan diuraikan secara ringkas, sebagai
panduan untuk mengambil hukum dari semua perkara yang berada di ranah
ijithadi.

Bayan Ilahy

Langkah awal dalam proses istinbathul ahkam (pengambilan hukum),
menurut Imam Syafi'i, adalah mendatangkan al-bayan (keterangan). Untuk
mengetahui dan menetapkan hukum sesuatu, keterangan pertama yang harus
diperoleh adalah keterangan firman Allah (bayan ilahy). Keterangan
firman dalam ayat Al-Qur'an harus diketahui karakteristiknya, karena
ayat Al-Qur'an tidak satu jenis. Ada ayat muhkam (pasti), ada ayat
mutasyabih (samar). Ada ayat 'am (universal), ada ayat khas
(partikular). Selain itu terdapat juga ayat nasikh (yang menghapus),
ayat mansukh (dihapus). Ada ayat muthlaq (tak
bersyarat/unconditional), ada ayat muqayyad (bersyarat/conditional).
Ada ayat haqiqi (denotatif), ada ayat majazi (metaforis), dst.

Pengetahuan tentang jenis-jenis ayat Al-Qur'an penting agar seseorang
tidak salah baca dalam memahami ayat. Karena itu, tidak benar
seseorang menetapkan hukum hanya dari sepenggal ayat tanpa memahami
jenisnya, dan tanpa melihat munasabah (pertaliannya) dengan ayat-ayat
lain.

Karakteristik Ayat-ayat Al-Qur'an

Saya tidak akan menjelaskan rinci, tetapi bagi yang tertarik memahami
karakteristik ayat-ayat Al-Qur'an, direkomendasikan untuk membaca
kitabal-Itqan fî Ulumil Qur'an, karya Jalaluddin as-Suyuthi. Namun,
biar jelas, akan diberikan beberapa contoh.
Para ulama berselisih pendapat tentang ayat-ayat muhkam dan
mutasyabih. Ayat muhkam biasanya berhubungan dengan ushulul aqidah
(pokok-pokok tauhid dan keimanan) dan usuhulus syariah (prinsip hukum
terkait perintah dan larangan).

Contoh ayat muhkam: "Allahu khaliqu kulli sya'in wa huwa 'ala kulli
sya'in wakil (QS. Al-Zumar/39: 62): "Allah Pencipta segala sesuatu dan
Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu."

Contoh lain, "Yâ ayyuhan nasu' budu rabbakumul ladzi khalaqakum wal
ladzina min qablikum la'allakum tattaqun" (QS. Al-Baqarah/2: 21):
"Hai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan
orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."

Ayat yang menjelaskan keesaan Allah, yaitu QS. Al-Ikhlas (112: 1-4),
muhkam, tanpa kesamaran sedikit pun. Begitu juga ayat-ayat yang
menerangkan kewajiban pokok agama seperti salat, zakat, puasa, dan
haji semuanya muhkam.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...