Langsung ke konten utama

Sikap Hati-Hati dalam Menggali Hukum dan Mencuplik Dalil (2)

Sementara ayat mutasyabih terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu:
pertama, mutasyabih dari segi lafal saja, seumpama lafal-lafal
gharib(asing) seperti Abb (QS. Abasa/80: 31), Abariq (QS.
Al-Waqi'ah/56: 18), dst.

Ayat-ayat musytarak (wayuh arti) seperti yad (tangan/kekuasaan) dan
yamin (kanan/sumpah). Juga huruf-huruf awal surat seperti Alif Lam
Mim, Kaf Ha Ya Ain Shad,Ali Lam Ra, dst.

Kedua, mutasyabih dari segi makna saja seperti sifat-sifat Allah dan
hari kiamat, umpama ayat "ar-Rahmanu 'alal arsyi-stawa," (QS.
Thaha/20: 5): "Tuhan yang Maha Pengasih bersemayam di atas arasy."

Contoh lain, "Wa yabqa wajhu rabbika dzul jalali wal ikram" (QS.
Ar-Rahman/55: 27):
"Dan wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal."
Juga ayat, "Yadullah fawqa aydihim" (QS. Al-Fath/48: 10):
"Tangan Allah berada di atas tangan-tangan mereka," dst.

Ketiga, mutasyabih dari segi lafal dan makna seperti ayat, "wa laysal
birru bian ta'tul buyuta min dhuhuriha wa lakinna-l birra man-ittaqa
(QS. Al-Baqarah/2: 189): "Dan bukanlah suatu kebaikan memasuki rumah
dari atasnya, tetapi kebaikan adalah orang yang bertakwa."
Contoh lain ayat, "innama-n nasi'u ziyadatun fil kufr (QS.
At-Tawbah/9: 37): "Sesungguhnya pengunduran (bulan haram) itu hanya
menambah kekafiran."
Dua ayat ini tidak bisa dipahami tanpa wawasan tentang adat Arab
jahiliyah dan konteks situasional.

Jenis kedua adalah ayat 'am (universal) dan khas (partikular), terbagi
ke dalam beberapa jenis.

Pertama, ayat 'am dan memang dimaksud 'am, seperti Innallaha ya'muru
bil adli wal ihsan wa iyta'i dzil qurba wa yanha anil fakhsya'i wal
munkari wal baghy (QS. An-Nahl/16:90):
"Sesungguhnya Allah menyuruh kalian berlaku adil dan berbuat kebaikan
dan membantu kerabat dan Dia melarang perbuatan keji dan munkar dan
permusuhan."

Kedua, ayat 'am dimaksudkan 'am tetapi terdapat takhsis (pengecualian)
seperti ayat "Wa min haisu kharajta fa walli wajhaka syathral masjidil
haram" (QS. Al-Baqarah/2: 150): "Dan dari mana pun engkau keluar, maka
hadapkanlah wajahmu ke arah masjidil haram."
Ayat ini di-takhsis dengan ayat "Fa in khiftum fa rijâlan aw rukbânan"
(QS. Al-Baqarah/2: 239): "Jika kamu takut (ada bahaya), salatlah
sambil berjalan kaki atau berkendaraan." Maksudnya, hukum menghadap
kiblat wajib dan berlaku umum, tetapi dikecualikan saat takut serangan
musuh (boleh menghadap kemana saja).
Contoh lain, "Innallah yaghfirudz dzunuba jami'a" (QS. Az-Zumar/39: 53):
"Sungguh Allah mengampuni seluruh dosa semuanya."
Ayat ini di-takhsis dengan ayat, "Innallih la yaghfiru ay yusyraka
bihi wa yaghfiru ma duna dzalika liman yasya' (QS. An-Nisa'/4: 48 dan
116): "Sungguh Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena
mempersekutukanNya dan mengampuni dosa selainnya bagi siapa yang Dia
kehendaki."
Maksudnya, semua dosa diampuni, kecuali syirik.

Ada juga ayat 'am yang di-takhsis dengan hadits, seperti ayat
"Hurrimat alaikumul maytatu wa-d damu wa lahmul khinzir" (QS.
Al-Ma'idah/6: 3): "Diharamkan bagimu bangkai, darah, dan daging babi."
dan "Innama harrama 'alaikumul maytata wa-d dama wa lahma khinzir"
(QS. Al-Baqarah/2: 173): "Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan bagimu
bangkai, darah, dan daging babi."
Dua ayat ini di-takhsis dengan hadits Nabi, "Uhillat lana maytatani wa
damani,as-samak wal jarad wal-kabidu wat thihal" (HR Ahmad, Ibn Majah,
dan Daruquthni): "Dihalalkan bagi kita dua bangkai dan dua darah,
yaitu ikan dan belalang dan hati dan limpa."
Maksudnya, ada bangkai dan darah yang dihalalkan yaitu ikan dan
belalang, hati dan limpa.

Ada juga ayat, "Wa-s sariqu was sariqatu faqtha'u aydiyahuma jaza'an
bima kasaba nakalan minallah" (QS. Al-Ma'idah/5: 38):
"Dan terhadap pencuri laki-laki dan wanita, potonglah kedua tangannya
sebagai balasan atas perbuatannya dan sebagai siksaan dari Allah."
Ayat ini di-takhsis dengan hadits "La taqtha' yada-s sâriqi illa fi
rub'i dinar fa sha'idan" (Muttafaqun alaih):
"Jangan potong tangan pencuri kecuali (curiannya) senilai seperempat
dinar ke atas." Maksudnya, tidak semua hukum mencuri adalah potong
tangan, tergantung kadarnya.

Ada juga ayat "Yushikumullah fi awladikum lid dzakari mitslu haddzil
untsayain" (QS. An-Nisa'/4: 11 dan 172):
"Allah mensyariatkan bagimu bagian waris laki-laki sama dengan dua
bagian anak perempuan." Ayat ini di-takhsis dengan hadits, "Laysa lil
qatil minal mirats syai'un" (HR. Abu Dawud & Bayhaqy): "Tidak ada
sedikit pun bagian waris untuk seorang pembunuh," dan hadits "La
yaristsul kafiru-l muslima wala-l muslimu-l kafira"
(HR.Bukhari-Muslim) "Orang kafir tidak bisa mewarisi orang Islam dan
orang Islam tidak bisa mewarisi orang kafir." Maksudnya, meskipun anak
kandung, dia terhalang mendapat warisan jika membunuh dan beda agama
dengan orang tuanya.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...