Langsung ke konten utama

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas


Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa
Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya.

Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu".

Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini :
"Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain putuskanlah perjodohannya dan jodohkanlah ia denganku, bila ia tak mau berjodoh denganku maka buatlah ia mau berjodoh denganku, jika ada orang lain yang ingin berjodoh dengannya halangilah orang tersebut dan mudahkanlah aku berjodoh dengannya, jika dia mencari jodoh maka temukanlah aku sebagai jodohnya, jika dia tak yakin berjodoh denganku maka ragukanlah hatinya pada jodoh yang lain selain aku, jika jodohku jauh maka dekatkanlah, bila jodohku telah mati maka jangan kabulkan do'aku, karena aku tidak mau berjodoh dengan yang sudah mati "

Abu Nawas melihat ekspresi di wajah pemuda itu yang merasa ragu lalu berkata "kamu tidak percaya denganku? yach sudah sini secarik kertas itu, lupakan saja kau pernah meminta hal ini padaku".

Si pemuda yang merupakan murid Abu Nawas karena percaya pada gurunya akhirnya berkata "tidak guru aku percaya, aku akan amalkan ini ".

Lalu pada setiap malam pemuda itu selesai sholat selalu mengamalkan do'a itu, berulang-ulang , awalnya dia merasa agak janggal, namun
lama-kelamaan ketika dia merenungi setiap kata-katanya ia malah menangis setiap kali membaca do'a itu, di balik do'a itu yang terkesan maksa ternyata ada kesungguhan dan keistiqomahan untuk mendapatkan jodoh. setiap malam pemuda itu mengamalkan do'a harap jodoh dengan linangan air mata karena terhanyut dalam do'anya, hingga suatu hari datanglah seseorang bertamu kerumahnya dan mengetuk pintu, dan bertanya "apakah ini rumah si fulan bin fulan?" , si pemuda menjawab "iya saya tuan, ada apa?" Tamu itu berkata "oooh jadi pemuda ini yang dimaksud bidadari kecilku, hei kamu persiapkan dirimu besok kamu segera menikah dengan puteriku, masalah biaya dan mahar tak usah kau pikirkan, yang penting kau harus menikahi puteriku".

Si pemuda kaget bukan kepalang, antara senang bercampur bingung dan sedikit takut lalu berkata "iya tuan, saya bersedia dan akan
mempersiapkan diri".

Akhirnya Si pemuda pun melangsungkan pernikahan, dan yang membuat dia
semakin bahagia ternyata pasangannya rupanya wanita yang selama ini ia sukai, ia senang bercampur senang bukan kepalang padahal dia tak pernah mengungkapkan perasaanya pada wanita itu karena takut ditolak. Pemuda itu akhirnya percaya pada karomah spritual gurunya.
Pada malam pertama pemuda itu bertanya pada isterinya "isteriku, sejujurnya aku ingin tahu apa yang membuatmu menginginkan aku menjadi suamimu?, padahal dulu aku hanya menatap dan memandangmu dari jauh tanpa pernah mengutarakan isi hatiku, lalu mengapa kau memilih aku
menjadi suamimu?". Sang isteri berkata "suatu malam aku tengah berjalan-jalan dan hendak membeli sesuatu keperluan, saat itu aku melewati rumahmu, aku mendengar engkau sedang berdo'a menangis terisak-isak mengharapkan jodohmu, tangisanmu yang memilukan hati dan do'amu yang diucapkan berulang ulang dengan kesungguhan hati menyayat hatiku, menyentuh hatiku hingga aku merasa kasihan padamu " "lalu pada malam berikutnya , aku melewati rumahmu karena aku penasaran denganmu yang berdo'a harap jodoh begitu sungguh-sungguh dan dengan penuh tangisan linangan airmata, aku ingin tahu siapakah wanita yang kamu sukai tersebut hingga kau begitu amat sangat ingin berjodoh dengannya? hingga suatu malam kau menyebut namaku" "selama ini aku tidak tahu kalau kau begitu ingin sekali bersamaku, kau bersungguh-sungguh menginginkan aku dalam do'amu sampai-sampai kau menangis dalam do'amu, inilah yang membuka hatiku padamu hingga aku meminta orang tuaku agar menjodohkan aku denganmu".

Pemuda itu terkejut bukan kepalang sambil berkata "SUBHALLAHU ... ternyata do'a harap jodoh dari guruku amat ampuh hingga membuka perasaan hatimu padaku" esoknya sang pemuda dengan isterinya mendatangi rumah Abu Nawas dengan membawa hadiah, di depan pintu Abu Nawas sudah menunggu sambil tertawa cengengesan, lalu ia berkata sambil menepuk pundak sang pemuda "nah apa kubilang, do'anya sakti kan" sambil tersenyum simpul melihat
kebahagiaan 2 insan manusia yang baru saja menempuh hidup baru.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Diam

Listen on Suno Listen on Suno Listen on Suno Listen on Suno Diam tak bersuara diam tak berbicara diam tak kemana-mana diam penuh makna diam penuh kekuatan diam penuh jawaban. Diam itu ibadah tanpa bersusah payah diam itu hiasan diri tanpa perhiasan diam itu wibawa tanpa kekuasaan diam itu benteng tanpa dinding diam itu tak perlu minta maaf  pada orang lain. Diam itu penutup keburukan diri  dari sisa-sisa kejahiliahan diri diam sambil berfikir diam sambil berdzikir. Diam itu ketenangan diam itu kedamaian diam itu kebahagiaan diam itu muhasabah diam itu istirahat diam itu jauh dari perlawanan diam itu jauh dari dendam diam itu guru yang baik. Diam di saat orang banyak bicara banyak orang kehilangan sifat ini diam itu indah.. Diam tak bersuara diam tak berbicara diam tak kemana-mana diam penuh makna diam penuh kekuatan diam penuh jawaban. Diam itu ibadah tanpa bersusah payah diam itu hiasan diri tanpa perhiasan diam itu wibawa tanpa kekuasaan diam itu benteng tanpa dinding diam i...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Negeri Konoha

Listen on Suno Listen on Suno Aku berdiri di persimpangan ini, menanti redanya gerimis di ujung senja ini, jaket lusuh basah kuyup, membalut tubuh kurus menggigil kedinginan. Duh, betapa malangnya diri ini, di negeri apakah ini, Negeri Konoha-kah ? Ku jemput saja hujan yang semakin deras ini, biarlah.....,  hanya sebentar menelusuri jalanan  yang mulai terendam banjir, di ujung gang  telah berdiri orang-orang menanti, orang-orang Konoha yang serindu senasib. Konoha, mengapa kau ini, tak kau bebaskan aku untuk berlalu pergi,  mencari jalanan sendiri, aku telah lelah, hampir menyerah kalah, aku telah perih, hampir tak tertahankan lagi. Konoha..  inilah negeri, Penuh segudang cerita Banyak yang lapar dan mati di negeri yang kaya raya 

Karena Kau Adalah Kekuatanku

Muhammad Saroji - File Pribadi Listen on Suno Listen on Suno Hari menjelang senja ketika kaki ini melangkah perlahan, menelusuri jalan setapak, menuruni tebing di antara bukit terjal. Kabut dingin, hampir membuat diri ini berputus asa. menitik embun tipis di pelupuk mata, bercerita tentang kerinduan, tentang syahdu sedu sedan, betapa tangis ini berjelaga mendamba kasih sebening telaga, entah ratapan ini hendaklah tersampaikan pada ujung kesunyian di pekatnya malam. Padamu wahai jiwa yang pernah membuatku bahagia, padamu wahai sukma yang pernah membuatku tertawa riang, ketika senandungmu berbalut petikan harpa tua, kaulah cintaku, karena kaulah kekuatanku kaulah Maharaniku karena kaulah sandaranku. Tapi malam telah berganti fajar, ketika lantunan ayat suci bergema berkumandang, ketika kaki ini menyentuh bibir lautan, ku sesali mengapa daya begitu lemah begitu letih mengarung angkasa kehidupan. Andai camar tua tak memberi kabar tentang lelaki perkasa pengarung samudra, tentu kan ku bi...

Aplikasi Buku Kas Versi v9.0

📊 Laporan Kas - Multi Unit (v9.0 Stable) 📊 Laporan Kas - Multi Unit v9.0 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Kaulah Matahariku

Listen on Suno Lelah ku bersimpuh, Tertunduk lesu di balik tirai yang kelabu, Angin berisik hampir merusak jantungku, Lelah ku menunggu secarik kertas darimu, Kertas penuh untaian doa dan senandung rindu. Kaulah matahariku, Mata hatiku yang diam penuh cemburu, Kaulah kata hatiku, Mata hati cinta yang tak pernah bersatu. Mekarlah bunga sekuntum, Anak kecil berlarian mengejar kupu-kupu, Mengapa baru kali ini ku tau, Kaulah matahariku, Mata hati cinta yang penuh rindu. Muhammad Saroji - Dawuan - Karawang, 02-08-2018 (  kapurinjing.org  )

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 113

وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ ۝١١٣ wa laqad jâ'ahum rasûlum min-hum fa kadzdzabûhu fa akhadzahumul-‘adzâbu wa hum dhâlimûn Artinya : Sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya. Oleh karena itu, mereka ditimpa azab dan mereka itulah orang-orang zalim. Dan Allah tidak menimpakan azab itu secara tiba-tiba tanpa memberi peringatan sebelumnya. Allah menegaskan, “Sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul yang berasal dari kalangan mereka sendiri untuk mengingatkan mereka. Mereka mengenalnya dengan baik; bagaimana asal-usulnya dan kepribadiannya yang mulia, tetapi mereka mendustakan, mengingkari, dan menolak peringatan yang disampaikan-nya sebagaimana kalian, wahai kaum musyrik Mekah, melakukan hal yang sama. Karena kedurhakaan itu mereka ditimpa azab, dan mereka adalah orang yang zalim kepada diri mereka sendiri. Di antara perbuatan mereka yang menu...