Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...
![]() |
| Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj |
Forum Muslim - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengapresiasi langkah pemerintah yang membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pemerintah dinilai mengambil langkah tepat dengan membubarkan ormas yang merongrong keutuhan NKRI.
"Itu merupakan kebijakan yang sangat tepat. PBNU mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah," demikian dikutip Forummuslim dari situs resmi nu.or.id, Senin (8/5/2017).
HTI dipandang sebagai organisasi yang bertentangan dengan NKRI. Kiai Said menuturkan semua organisasi yang berusaha mengganti Pancasila harus dibubarkan.
"Pemerintah sudah membubarkan HTI, saya mengucapkan terima kasih, mendukung, respek," urainya.
Setelah HTI resmi dibubarkan, Kiai Said menuturkan, yang perlu dipikirkan adalah bagaimana membina simpatisan HTI agar tidak menjadi radikal.
"Bagaimana mengelola mantan-mantan aktivis HTI itu supaya tidak menjadi liar," terangnya.
"Harus melalui pendekatan dan diberi pencerahan tentang apa itu NKRI, mengapa menjadi negara nation-state, bukan negara Islam atau negara suku. Kita tinggal menerima dari leluhur kita, tinggal kita isi dengan semangat membangun," ucapnya.
Dia pun berharap pemerintah bertindak tegas seperti ini. NU menegaskan akan terus mendukung pemerintah yang sah.
"Jangan sampai Indonesia terpecah seperti Soviet, Yugoslavia, Afganistan, atau negara-negara Arab lainnya. Indonesia akan tetap utuh," tutupnya.
(FM)

Komentar
Posting Komentar