Langsung ke konten utama

Wasiat KH Maimoen Zubair : Jadilah Orang yang Nasionalis, Berpikiran Luas, dan Tetap NU

KH Maimoen Zubair
Forum Muslim - Rombongan ziarah Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin (IMAN) STAN akhirnya tiba di Kecamatan Sarang pada Sabtu (20/5) pukul 14.00 WIB. Destinasi pertama adalah Pondok Pesantren Al-Anwar, asuhan dari salah satu kiai sepuh Mustasyar PBNU yaitu KH Maimoen Zubair. Setibanya di lokasi, rombongan langsung dipersilakan untuk bersalaman dan duduk memenuhi ruang tamu. Siang itu, tamunya dipenuhi oleh para pemuda yang mengenakan jaket IMAN-STAN. 

Mengawali sowan kali ini, Abdulloh Rifqi Jauhari selaku pemimpin rombongan menyampaikan maksud kedatangan mereka. Selanjutnya, Mbah Moen menyampaikan beberapa nasehat. 

Ia memulai dengan bercerita tentang arti kata maha dalam kata Mahasiswa. Barangkali menyesuaikan juga dengan audiens siang itu. Kata maha artinya yang paling, sedangkan kata siswa berasal dari bahasa Jawa yang artinya menuntut atau mencari, maka menjadi mahasiswa semestinya menjadi yang paling (bersemangat) dalam menuntut atau mencari (ilmu). 

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun disebabkan karena Indonesia pada saat itu masih terpecah belah. Di pulau Jawa sendiri, ada enam negara yang pada saat itu berdiri. Diantaranya Banten, Cirebon, Demak, Solo, Jogja, dan Banyuwangi. Keenam negara tersebut memiliki kekuatan masing-masing yang bersifat regional, bukan nasional. Kemudian muncullah ulama nasionalis seperti Mbah Hasyim Asy’ari. Beliau yang kemudian turut mengawal para proklamator bangsa untuk merebut kemerdekaan Indonesia. 

Kendati pada saat itu memiliki pesantren yang besar, Mbah Hasyim bersifat terbuka terhadap ilmu-ilmu nonagama. Beliau meminta putranya Wahid Hasyim untuk mempelajari bahasa asing yang pada saat itu digunakan oleh para penjajah.  

"Jadilah orang yang nasionalis, berpikiran luas dan tetap NU," dawuh-nya kepada para hadirin. Kemudian ia melanjutkan penjelasan mengenai pentingnya nasionalisme. Ulama-ulama Timur Tengah merasa heran terhadap negeri kita. Sebab Indonesia adalah satu-satunya negeri Muslim yang damai dan tidak rusuh. Umumnya, negeri yang mayoritas Muslim selalu berakhir dengan konflik. Bukan antara Muslim dan non-Muslim, melainkan justru antara sesama Muslim. 

“Hal ini yang harus dapat kita antisipasi, jangan sampai negeri kita bernasib sama dengan mereka. Maka itu, memiliki jiwa nasionalis menjadi sangat penting dalam upaya kita menjaga Islam di bumi Nusantara.”
 
Nahdlatul Ulama adalah ormas yang setia mencintai Indonesia secara tulus. Sebagaimana dicontohkan oleh Mbah Hasyim Asy'ari. 

"Janganlah kalian menjadi orang yang fanatik! Untuk urusan dunia (pilkada-red) berpikirlah yang luas dan terbuka. Satu-satunya manusia yang boleh kita fanatik hanyalah Kanjeng Nabi Muhammad Bahkan kiai dan ulama pun, bisa saja keliru. Makanya, jangan terlalu fanatik terhadap sesuatu," tuturnya mengakhiri pembicaraan. Kemudian ditutup dengan doa yg diamini oleh semua tamu yang hadir (NU)

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...