|
Kemarin Presiden AS Donald Trump menulis di akun Twitter-nya yang ditujukan kepada Rusia: "Rusia mengatakan akan menembak jatuh rudal-rudal (Amerika) yang ditembakkan ke Suriah. Bersiap-siaplah, Rusia! Rudal-rudal kami akan datang, bagus, baru dan pintar!" Dan saat postingan ini dibuat, blogger baru melihat kabar di 'running text' TV One yang mengabarkan bahwa PM INggris dan para pejabat militer Inggris tengah membahas situasi di Suriah. Tentu saja pertemuan itu juga membicarakan peluang keterlibatan militer INggris di Suriah menyusul ketegangan yang meningkat setelah Amerika dan negara-negara Barat menuduh Suriah, Rusia dan Iran bertanggungjawab atas serangan kimia di Dhouma. Seperti dilaporkan oleh wartawan senior Paul Joseph Watson di situsPropagandamatrix, 11 April, Amerika telah menetapkan 70 sasaran serangan Amerika di Suriah. Di antara sasaran-sasaran itu terdapat personil militer Rusia. "Respon Presiden Donald Trump atas serangan kimia di Douma diperkirakan akan lebih hebat daripada serangan rudal Amerika tahun lalu atas sebuah pangkalan militer Suriah. Dengan dukungan Inggris, Perancis dan Saudi Arabia yang semuanya siap untuk terlibat dalam serangan udara besar-besaran, hal ini bisa mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan dan memungkinkan para jihadis (teroris pemberontak) mendapatkan kekuatan baru lagi," tulis Watson. Menurut Watson, sejumlah bukti tentang 'serangan kimia' di Dhouma telah disiapkan oleh kelompok 'White Helmets' yang memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok militan di Suriah. Bukti-bukti 'palsu' ini akan dijadikan alasan bagi serangan Amerika dan koalisinya ke Suriah. Wartawan internasional Joyce Karam menulis di akun Twitter-nya tentang tanda-tanda serangan koalisi Amerika sudah sangat dekat. Di antara indikasi-indikasi itu, tulis Karam adalah adanya pergerakan militer Amerika dan Perancis di sekitar kawasan konflik, adanya 'pembersihan' di sejumlah pangkalan udara Suriah, sejumlah pesawat komersil yang mengubah penerbangan di udara Suriah, gagalnya resolusi DK PBB soal Suriah, serta Israel yang mengumumkan kesiap-siagaan. Sementara itu media Turki Yeni Safak, dengan mengutip keterangan pakar hubungan internasional Zakariye Molahafci, melaporkan bahwa Amerika telah menetapkan 22 target serangan di Suriah. Salah satu target adalah di dekat pangkalan angkatan laut Rusia di Tartus. Awal Maret lalu Presiden Rusia Vladimir Putin mengingatkan Amerika dan sekutu-sekutunya bahwa serangan terhadap 'sekutu Rusia' akan dibalas oleh Rusia dengan keras. INi diartikan sebagai jaminan Rusia untuk melindungi Suriah. Menhan Rusia kemudian menambahkan bahwa Rusia akan menyerang kapal-kapal dan pangkalan militer yang digunakan Amerika untuk menyerang personil militer Rusia di Suriah. Setelah pernyataan tersebut, Putin pun mengumumkan kemampuan persenjataan militer Rusia terbaru yang siap digunakan untuk melindungi Suriah. Tampaknya Donald Trump telah lupa dengan kicauannya di Twitter 31 Agustus 2013. Kala itu, Trump berkicau: "Bersiap-siaplah, ada peluang bahwa pemimpin kita yang berbahaya bisa tanpa diketahui masyarakat telah mendorong seluruh bangsa ke dalam Perang Dunia III."(ca/ifp) |
Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Komentar
Posting Komentar