Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Page

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...

Krisis Pengungsi Rohingya adalah Tragedi Kemanuasiaan Universal

Maman Imanulhaq



Oleh: Maman Imanulhaq

Kelompok minoritas di suatu Negara/bangsa dimanapun itu selalu tak henti-hentinya menjadi korban diskriminasi dan kekerasan, baik fisik maupun psikis. Bahkan tak jarang justru penderitaan kaum minoritas ini dijadikan komoditas dan bahan eksploitasi bagi kekuatan-kekuatan mainstream. Kelompok-kelompok minoritas (yang dianggap berbeda)  tersebut selalu menjadi korban praktik tirani oleh kekuasaan hegemonik-totaliter di suatu bangsa. Sebagai bagian bangsa-bangsa yang beradab di muka bumi, kita wajib memberikan perlindungan kepada siapapun (komunitas apapun) tanpa memandang etnik, suku, ras, aliran, ideologi dan agamanya dari segala bentuk ancaman, intimidasi, diskriminasi dan praktik-praktik peng-eksklusian dari kelompok mayoritas yang sewenang-wenang. Sungguh sangat memprihatinkan kita melihat dengan mata telanjang ratusan pengungsi Rohingya yang terombang-ambing selama berbulan-bulan menjadi `manusia perahu` di lautan lepas. Sebagian dari para pengungsi itu adalah anak-anak dan tentunya juga perempuan.  Selama kurang lebih tiga bulan mereka terlantar di tengah lautan, tanpa stok makanan yang cukup. Beberapa dari mereka ada yang sakit dan mati kelaparan. Mereka mencoba untuk mencari suaka di tempat yang aman yakni di negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Namun demikian, perahu-perahu yang mereka tumpangi tersebut ditolak untuk berlabuh di Thailand, Malaysia dan termasuk Indonesia. Agak sedikit beruntung, bahwa sebagian dari pengungsi itu ada yang berhasil berlabuh di Aceh dan ditolong oleh para nelayan setempat.

Para pengungsi Rohingya ini merupakan korban diskriminasi dan pengusiran oleh Pemerintah Myanmar. Apapun alasannya, praktik diskriminasi dan pengusiran tersebut jelas melanggar prinsip-prinsip dan nilai-nilai kemanusiaan universal. Krisis Rohingya jelas tak akan berhenti di sana. Masih ada ratusan, bahkan ribuan, pengungsi Rohingya lain yang mengalami nasib serupa.

Pemandangan semacam ini tentu tak bisa diterima. Krisis pengungsi Rohingya, lepas dari apa agama mereka, tentu mengganggu rasa kemanusiaan kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Oleh karena itu, harus ada tindakan untuk mengatasi masalah ini secepatnya. Sejauh ini, tampaknya negeri-negeri ASEAN cuci-tangan, tak mau ikut campur dalam masalah ini. Merespon masalah ini, saya sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama, dan digerakkan oleh rasa kemanusiaan yang tak bisa menerima pemandangan menyedihkan yang menimpa para pengungsi Rohingya itu, menyampaikan beberapa pandangan berikut ini:

Negeri-negeri ASEAN, terutama Thailand, Malaysia, dan Indonesia, tak boleh berpangku tangan dan diam menghadapi krisis Rohingya ini. Adalah sikap yang sama sekali jauh dari rasa perikemanusiaan untuk membiarkan ratusan pengungsi Rohingya terlunta-lunta di Laut Andaman yang merupakan "halaman belakang" negeri ASEAN sendiri, tanpa memberi pertolongan kepada mereka. Sikap diam dan cuci-tangan negeri-negeri ASEAN terhadap krisis Rohingya ini, tak bisa diterima. Saya ingin mengatakan bahwa sikap semacam ini adalah BIG SHAME bagi negeri-negeri ASEAN. Justru pada momen-momen kritis seperti inilah mestinya ASEAN menunjukkan peran aktifnya.

Saya mendorong dan sekaligus memberikan apresiasi kepada pemerintah Presiden Jokowi yang telah menyampaikan pernyataan resminya untuk ikut menyelesaikan krisis pengungsi Rohingya ini dengan pendekatan kemanusiaan. Mengingat Indonesia adalah negeri terbesar di kawasan Asia Tenggara. Tentu sangat logis jika Indonesia memainkan peran penting dan strategis untuk mengatasi krisis ini. Meskipun agama bukan faktor yang kami anggap dominan dalam krisis ini, tetapi jelas bahwa pengungsi Rohingya itu adalah umat Islam. Sebagai negara Muslim terbesar bukan saja di kawasan Asia Tenggara tetapi di dunia, maka sudah selayaknya Indonesia menjadi motor utama bersama negeri-negeri Asia Tenggara lainnya menyelesaikan krisis Rohingya ini.

Saya juga mendorong agar Indonesia, bersama dengan negara-negara Asia Tenggara yang lain, untuk melakukan langkah-langkah diplomasi agar masalah Rohingya dapat diatasi dengan segera di negeri asalnya sendiri, yaitu Myanmar. Krisis pengungsi Rohingya bermula dari tindakan diskriminasi yang menyedihkan dari pemerintah Myanmar terhadap komunitas Rohingya. Komunitas ini adalah contoh tragis dari bangsa yang terkatung-katung. Mereka adalah "stateless peoples", manusia tanpa negara. Mereka tak diakui oleh pemerintah Myanmar, bahkan mendapatkan perlakuan diskrimintif. Tetapi mereka juga tak diterima kembali di Bangladesh, negeri dari mana mereka berasal. Krisis Rohingya, dalam pandangan saya, tak bisa diatasi jika tak diurai dari akarnya sendiri, yakni kejelasan nasib mereka di negerinya sendiri, yaitu Myanmar. Saya mendorong agar Indonesia melakukan diplomasi aktif terhadap pemerintah Myanmar agar menghentikan diskriminasi terhadap komunitas Rohingya dan memberikan pengakuan kepada mereka sebagai warga negara yang sah.

Saya sepenuhnya mendukung sikap tegas PBNU yang meminta kepada pemerintah RI, Negara-negara ASEAN dan PBB beserta UNHCR agar menghentikan segala bentuk kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Rohingya. PBNU juga meminta pemerintah RI ikut menolong dan menyelesaikan krisis pengungsi Rohingya dengan memprakarsai pertemuan dengan Negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk membahas penyelesaian krisis Rohingya dan mengembalikan hak-hak sipil mereka. PBNU juga mendesak PBB agar menjatuhkan sanksi dan embargo kepada otoritas Myanmar yang telah melakukan kejahatan kemanusiaan dengan melakukan kekerasan dan pengusiran karena berbeda keyakinan.

Saya mengutuk segala bentuk diskriminasi, kekerasan dan tindakan pengusiran kepada siapapun dan atas nama apapun karena hanya berbeda keyakinan. Perlu saya tegaskan bahwa semua manusia di muka bumi ini adalah sama dan setara di mata Tuhan-nya yang harus dihormati hak-hak asasinya dan derajat kemanusiaan universalnya. Mari kita selamatkan saudara-saudara kita para pengungsi Rohingya. [FM]

Sumber : KOMPASIANA, 28 May 2015

Maman Imanulhaq  ;   Majelis Nasional ANBTI (Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika), Anggota DPR RI


Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

Sistem Informasi Akuntansi BUMDes

Laporan Keuangan BUMDES - Versi Final Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDes Unit Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Operasional 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanj...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Page

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...

MENGAJARKAN PAMER DAN VIRAL ?

Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq   Syaikh Hasan as Sadziliy rahimahullah, seorang ulama pendiri thariqah Asy Syadiliyah yang hidup di abad ketujuh Hijriyah berkata : أعلنوا بطاعتكم إظهاراً لعبوديتكم كما يتظاهر غيرُكم بالمعاصي، وعليكم بالإعلام للناس بما منحكم الله تعالى من العلوم والمعارف. "Umumkan ketaatanmu agar orang-orang tahu akan ibadahmu, sebagaimana orang lain pede mempertunjukkan kemaksiatannya.  Viralkan kepada banyak orang akan ilmu dan pengetahuan yang telah Allah ta'ala anugerahkan kepadamu." [1] Penjelasan : Nasehat beliau dan juga ulama manapun harus disikapi dengan dua cara : Pertama adalah dengan didudukkan sesuai konteksnya. Perkataan sebaik apapun bila tidak dipahami dengan baik akan menjadi rusak.  Jangan sampai ketika kita membahas bab memaafkan, yang dibawa dalil-dalil tentang hukum dan keadilan. Dan saat kita bicara hukum dan keadilan, kita seret ke dalil tentang bab memaafkan. Akhirnya rancu. Dan yang kedua, perkataan siapapun harus diselara...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas

Laporan Keuangan - FIFO HPP + Arus Kas (Responsive) Laporan Keuangan Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 📋 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan / Direktur Bidang Usaha / Unit Periode Laporan Pilih Bulan Awal Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember s/d Pilih Bulan Akhir ...