Langsung ke konten utama

Hukum Memakai Gelang Tasbih, Apakah Termasuk Tasyabuh Wanita?

Ilustrasi gelang tasbih




Pertanyaan:



Assalamu'alaikum wr. wb. Pak Kiai yang saya hormati. Saya mau bertanya apakah gelang seperti gelang karet dan gelang tasbih (kaokah: Jawa Barat)  yang dipakai laki-laki adalah tasabuh kepada wanita. Satu lagi batasan wajah apakah dagu dan kulit bagian bawah termasuk bagian dari wajah. Mohon penjelasanya.



Jawaban:





Wa'alaikum salam warahmatullah wabarakatuh. Saudara penanya yang kami hormati. Telah menjadi ketetapan Allah bahwa manusia yang mendiami bumi ini diciptaknyaan oleh-Nya secara beraneka ragam baik rupa, warna kulit maupun jenis kelaminnya. Oleh karena itu sudah sepatutnya manusia sebagai hamba menyadari serta mensyukuri keragaman yang telah digariskan oleh-Nya dengan cara saling menghargai, menghormati, menyayangi terhadap sesama dengan tidak meninggalkan dan menanggalkan kodrat kemanusiaan sesuai penciptaan masing-masing.



Manusia akan tetap di berada dalam kodrat penciptaannya manakala mereka mengerti dan memahami fungsi serta kegunaan masing-masing. Dalam hal ini perbedaan jenis kelamin antara pria dan wanita berikut fungsi serta kegunaannya tetap harus dikedepankan agar tidak terjadi penyalah gunaan nikmat yang begitu besar dari Allah swt. Oleh karena itulah syariat mengatur sedemikian rupa interaksi sesama manusia agar tidak terjadi penyalahgunaan fungsi dan kodrat kemanusiaan yang terkait dengan perbedaan jenis kelamin diantaranya dengan pelarangan tasyabuh (tindakan menyerupai) yang dilakukan oleh seorang pria maupun wanita.



Saudara penanya yang dimuliakan Allah. Dengan berpijak pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh imam Bukhori bersumber dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah melaknat para pria yang menyerupai wanita demikian juga sebaliknya. Para ulama kemudian menetapkan bahwa hukum tasyabuh yang dilakukan oleh seorang pria maupun wanita adalah haram. Adapun bunyi hadis tersebut adalah:


لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ، وَالمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ



Artinya; Rasulullah melaknat para pria yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai kaum pria.



Permasalahan berikutnya adalah mengenai batasan seseorang dapat dinyatakan sebagai mutasyabihin atau mutasyabihat (para pria yang menyerupai wanita atau sebaliknya) sebagaimana pertanyaan yang anda kemukakan.



Dalam Fathul-Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani asy-Syafi'i ketika memberi penjelasan hadis di atas mengemukakan bahwa tindakan menyerupai yang dilakukan oleh para pria maupun para wanita terhadap lawan jenisnya dapat terjadi dalam hal pakaian, kostum, asesoris, gaya bicara, cara berjalan serta tindakan-tindakan maupun gerakan-gerakan yang menjadi ciri khas jenis kelamin tertentu. Beliau juga tidak menafikan adanya pakaian, kostum, serta asesoris yang dapat dipergunakan secara fleksibel, artinya baik para pria maupun para wanita sering memakainya. Jika memang demikian halnya, maka dalam hal ini tidak disebut dengan tindakan menyerupai (tasyabuh).



Contoh yang dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah pemakaian kemeja, kaos, celana panjang, gelang, kalung yang kesemuanya dapat dipergunakan oleh kedua-duanya (pria dan wanita). Dengan demikian, jawaban pertanyaan pertama dari anda adalah bahwa hal itu bukan termasuk tasyabuh, mengingat gelang karet atau tasbih tersebut memang tidak diperuntukkan secara khusus untuk kaum hawa dan tidak pula digunakan secara khusus oleh mereka.



Sementara jawaban untuk pertanyaan kedua saudara adalah bahwa dagu merupakan batas bawah untuk wajah ketika berwudhu, sementara kulit yang ada dibawahnya bukan termasuk batas wajah yang harus dialiri air wudhu, hal ini sebagaimana diterangkan dalam kitab-kitab fiqih seperti Fathul-Qarib dan lain-lain. Meskipun demikian, demi kehati-hatian dan kesempurnaan dalam beribadah, alangkah lebih baiknya apabila kulit yang ada dibawah dagu tersebut diikut sertakan dalam berwudhu. Wallahu a'lam.



Mudah-mudahan jawaban ini dapat diterima dan difahami dengan baik serta bermanfaat bagi kita semua. [FM]



Maftukhan

Tim Bahtsul Masail NU

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...