Langsung ke konten utama

Masjid Di Zaman Nabi vs Masjid Sekarang


Zaman sudah berubah, maka cara mengelola masjid juga berubah. Di zaman Nabi SAW masjid dipakai buat akad nikah juga kayak zaman sekarang. Tapi dulu gratisan, alias tidak bayar. 

Kalau sekarang tentu jangan disamakan. Tidak semua masjid boleh dipakai nikahan. Kalau pun boleh nikah di masjid, disuruh bayar dan nggak gratis. So, jangan samakan masjid di masa lalu dan di masa sekarang.

Jangan sok diprotes, kenapa harus bayar mau nikah di masjid. Bukankah di zaman Nabi gratis? Zamannya beda. Ternyata zaman berubah. Dan kita ikuti saja perubahannya. 

Kalau dulu di zaman Nabi SAW mau nginep di masjid, boleh dan silahkan, dan tidak perlu bayar. Memang urf-nya seperti itu.

Tapi zaman kab berubah. Mau nginep di masjid di zaman sekarang, perlu minta izin dulu, minimal lapor pak RT dulu baik-baik. Nggak asal main nginep-nginep aja, Om. 

Masuk kampung orang malam-malam, ya kudu salamu alaikum, lapor kepada keamanan. Kalau mau nginep yang bener, cari hotel atau penginepan. Bayar lah, masak mau gratisan terus?

Atau kalau nggak punya duit dan kemaleman kudu nginep, jangan ke masjid tapi ke kantor polisi. Ngaku aja baik-baik bahwa kemalaman, gak ada uang. Mau numpang bermalam, biar aman, nginepnya do kantor polisi.

Karena kalau masjid dibebaskan siapa saja boleh nginep, bisa disalah-gunakan oleh orang tidak bertanggung-jawab. Bisa buat tempat sembunyi maling, preman, bencong, termasuk gepeng (gelandangan dan pengemis).

Siapa yang mau tanggung-jawab kalau kotak amal raib? Jam dinding, ampli, speaker, mesin air, dan barang milik umat lainnya?

Mau nginep di masjid sih boleh saja. Tapi sekarang sudah diatur. Rangannya disiapkan secara khusus berupa kamar-kamar penginepan. Dan bayar untuk biaya pengelolaan. 

Di masa sekarang kan gitu juga. Masjid boleh kok dipakai kawinan, tapi disediakan ruang khusus dan bayar. Gak ada yang gratis lagi. Parkir sendal aja bayar.

Jadi jangan protes dulu kalau ada masjid melarang orang menginap. Toh nginep di masjid Al-Haram Mekkah dan Masjid Nabawi  Madinah pun kita dilarang nginep. 

Coba aja kalau nggak percaya, masuk ke masjidil Haram sambil nyeret koper, pasti diusir sama askar. Jangankan koper, ransel pun jadi urusan.

Paling kalau pas lagi 10 malam terakhir Ramadhan saja agak bebas. Karena lagi musim itikaf. 

Jamaah Tabligh yang biasanya rajin nginep di masjid, nggak pernah saya lihat mereka nginep di masjid Al-Haram atau Masjid An-Nabawi. Diusir askar lah pastinya.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...