Langsung ke konten utama

Raja dan Khalifah


Ahmad Sarwat, Lc.,MA

Kalau merujuk kembali dalam sejarah Islam, tiga kekhalifan besar yang pernah dilalui umat Islam Bani Umayah, Bani Abasiyah dan Bani Utsmaniyah, lebih dekat ke bentuk negara kerajaan ketimbang model negara modern.

Cirinya, yang berkuasa itu meski disebut khalifah, sultan atau amirul mukmnin, namun cara naik tahtanya tidak lewat pemillu yang kita kenal. Caranya lewat keturunan, karena ayahnya raja maka dia pun jadi raja. 

Sebutlah misalnya Sultan Muhammad Al-Fatih II yang dikenal sebagai penakluk Eropa 1453 M. Di usia kanak-kanak sudah naik tahta, sebab ayahnya Sultan Murod memutuskan pensiun dini.

Model-model pemerintahan macam ini tidak kita kenal di masa modern sekarang ini. Kalau pun anak presiden mau jadi presiden, dia harus berjuang dulu ikut pemilihan. Tidak satu pun presiden atau perdana menteri di masa kita hidup ini yang naik tahta karena faktor keturunan.

Khilafah Islam di masa lalu kalau secara teknis, lebih merupakan monarki dan kerajaan, ketimbang sebuah negara modern yang kita kenal. 

Namun yang tidak mirip kerajaan justru khilafah di masa para shahabat, yaitu khilafah rasyidah yang bergantian dipimpin Abu Bakar Ash-Shiddiq (2 tahun), Umar bin Al-Khattab (10 tahun), Utsman bin Al-Affan (12 tahun) dan Ali bin Abi Thalib (5 tahun).  Masing-masing diangkat jadi khalifah bukan karena mereka anak raja, bukan karena putera mahkota, tapi semata-mata dipilih oleh umat Islam lewat ijtihad jama'i.

Memang tidak seluruh umat Islam ikut terlibat dalam pemilihan. Maka tidak ada pemilihan umum di masa itu. Yang bermusyawarah dan memutuskan adalah sebuah tim kecil yang beranggotakan para pakar dan ahli, yang kemudian diistilahkan dengan ahlul halli wal aqdi. 

Ketika Abu Bakar wafat, anaknya tidak otomatis jadi khalifah. Begitu juga ketika Umar, Ustman dan Ali wafat, anak-anak mereka tidak otomatis jadi khalifah berikutnya. 

Namun masuk ke zaman khilafah berikutnya, ketika Muawiyah bin Abi Sufyan wafat, yang jadi khalifah berikutnya Yazid bin Muawiyah. Lalu Yazid punya anak yang diberi nama Muayiwah juga dan naik jadi khalifah menggantikan ayahnya.  Dan begitulah seterusnya sampai khalifah terakhir Bani Utsmaniyah di Turki.

Kecuali tegas menyebut khilafah rasyidah, sekedar menyebut 'khilafah' saja berkonotasi kepada masa khilafah yang sebenarnya kerajaan dan monarkhi. Di masa kini negara yang masih 100% monarki secara de facto dan de Jure diantaranya Kerajaan Saudi Arabia. 

Raja-raja di Saudi Arabia  itu 100% berkuasa secara resmi, bukan hanya sekedar simbol macam Inggris dan beberapa sisa kerajaan lainnya di Eropa. Dan mereka naik tahta karena faktor keturunan, yaitu sama-sama anak raja Abdul Aziz. 
Yang pernah umrah atau haji pasti tidak asing dengan nama King Abdul Aziz. Ya, itu nama bandara di Jeddah.

Jadi kalau ada cita-cita mendirikan khilafah, ketahuilah sebenarnya yang mau dibangun itu kerajaan yang sistemnya monarki. Kita mundur lagi ke zaman dulu kala. Anak khalifah nantinya dipastikan jadi khalifah. Sebuah trah atau keluarga besar akan jadi penguasanya. 

Nama khilafahnya biasanya menggunakan nama kakek moyang keluarga besar itu. Misalnya nama kakek moyangnya Paimin atau Paijo, maka nama khilafahnya Khilafah Bani Paiminiyah atau Khilafah Bani Paijoiyah.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Dirgahayu Republik Indonesia ke 81

(  kapurinjing.org  )

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Laporan Kas - Multi Unit Lengkap

📊 Laporan Kas - Multi Unit 📊 Laporan Kas - Multi Unit 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 87

وَاَلْقَوْا اِلَى اللّٰهِ يَوْمَىِٕذِ ࣙالسَّلَمَ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ ۝٨٧ yauma'idzinis-salama wa dlalla ‘an-hum mâ kânû yaftarûn Artinya : Pada hari itu mereka menyatakan tunduk kepada Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Permohonan keringanan siksa yang mereka ajukan kepada Allah menjadi sia-sia belaka. Dan pada hari itu pula mereka menyatakan tunduk dan berserah diri kepada Allah semata, dan lenyaplah segala yang mereka ada-adakan; batallah keyakinan mereka selama di dunia bahwa sesembahan itu dapat menolong dan menyelamatkan mereka dari azab Allah. Kemudian Allah swt dalam ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah swt menundukkan diri kepada Allah swt pada hari kiamat sebagai tanda penyesalan. Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman:  وَلَوْ تَرٰىٓ اِذِ الْمُجْرِمُوْنَ نَاكِسُوْا رُءُوْسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۗ رَبَّنَآ اَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا اِنَّا م...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...