Langsung ke konten utama

Jangan Mengadu Kepada Selain Allah




لاَ تـَرْفَعَنَّ اِلىَ غيرِهِ حاَجَةً هُوَ مُورِدُهاَ عَليْكَ فكَيْفَ يَرْفَعُ غيرَهُ ماكانَ هُوَ لهُ واضِعاً مَنْ لاَيَسْتَطِيعُ ان يَرْفَعَ حاَجةً عن نَفْسِهِ فَكيْفَ يَسْتَطِيعُ اَنْ يَكونَ لهاَ عَن غيرِهِ راَفِعاً

"Jangan mengadu dan meminta sesuatu kebutuhan/hajat selain kepada الله, sebab Ia sendiri yang memberi dan menurunkan kebutuhan itu kepadamu. Maka bagaimanakah sesuatu selain الله akan dapat menyingkirkan sesuatu yang diletakkan oleh الله. Barangsiapa yang tidak dapat menyingkirkan bencana yang menimpa dirinya sendiri, maka bagaimanakah ia akan dapat menyingkirkan bencana yang ada pada orang lain.”

`Adanya sesuatu bencana [musibah] itu menyebabkan engkau berhajat [butuh] kepada bantuan [pertolongan], maka dalam tiap kebutuhan [hajat] jangan mengharap selain kepada الله, sebab segala sesuatu selain الله itu juga berhajat seperti engkau. Sebab barangsiapa yang menyandarkan [menggantungkan nasib] pada sesuatu selain الله, berarti ia tertipu oleh sesuatu bayangan fatamorgana, sebab tidak ada yang tetap selain الله yang selalu tetap karunia dan nikmat serta rahmat-nya kepadamu.
Syeikh Atho' al-Khurasani berkata: " Saya bertemu dengan Wahb bin Munabbih di suatu jalan, maka saya berkata, 'Ceritakanlah kepadaku suatu hadits yang dapat saya ingat, tetapi persingkatlah'.
Maka berkata Wahb, “الله telah mewahyukan kepada Nabi Dawud 'alaihissalam: Wahai Dawud, demi kemuliaan dan kebesaran-Ku, tidak ada seorang hamba-Ku yang minta tolong kepada-Ku, tidak pada selainnya, dan Aku ketahui yang demikian dari niatnya, kemudian orang itu akan ditipu oleh penduduk langit yang tujuh dan bumi yang tujuh, melainkan pasti Aku akan menghindarkannya dari semua itu, sebaliknya demi kemuliaan dan kebesaran-Ku, tidak ada seorang yang berlindung kepada seorang makhluk-Ku, tidak kepada-Ku dan Aku ketahui yang demikian dari niatnya, melainkan Aku putuskan rahmat yang dari langit, dan Aku longsorkan bumi di bawahnya, dan tidak Aku pedulikan dalam lembah dan jurang yang mana ia binasa."

Syeih مُحَمَّد bin Husain bin Hamdan berkata: "Ketika saya di majlis Yazid bin Harun, saya bertanya kepada seorang yang duduk disampingku, 'Siapakah namamu?' Jawabnya. 'Said'. Saya bertanya, 'Siapakah gelarmu?' Jawabnya, 'Abu Usman'. Lalu saya bertanya tentang keadaannya. Jawabnya, 'Kini telah habis belanjaku. Lalu saya tanya, 'Dan siapakah yang engkau harapkan untuk kebutuhanmu itu?' Jawabnya. 'Yazid bin Harun. Maka saya berkata kepadanya, 'Jika demikian, maka ia tidak menyampaikan hajatmu, dan tidak akan membantu meringankan kebutuhanmu'.
Dia bertanya, 'Dari mana engkau mengetahui hal itu?' Jawabku, 'Saya telah membaca dalam sebuah kitab: Bahwasanya الله telah berfiman: Demi kemuliaan-Ku dan kebesaran-Ku, dan kemurahan-Ku dan ketinggian kedudukan-Ku, di atas Arsy. Aku akan mematahkan harapan orang yang mengharap kepada selain-Ku dengan kekecewaan, dan akan Aku singkirkan ia dari dekat-Ku, dan Aku putuskan dari hubungan-Ku. Mengapa ia berharap selain Aku dalam kesukaran, padahal kesukaran itu di tangan-Ku, dan Aku dapat menyingkirkannya, dan mengharap kepada selain Aku serta mengetuk pintu lain padahal kunci pintu-pintu itu tertutup, hanya pintu-Ku yang terbuka bagi siapa yang berdoa kepada-Ku. Siapakah yang pernah mengharapkan Aku untuk menghalaukan kesukarannya lalu Aku kecewakan? Siapakah yang pernah mengharapkan Aku karena besar dosanya, lalu Aku putuskan harapannya? Atau siapakah yang pernah mengetuk pintu-Ku, lalu Aku tidak bukakan? Aku telah mengadakan hubungan yang langsung antara-Ku dengan angan-angan dan harapan semua makhluk-Ku, maka mengapakah engkau bersandar kepada selain-Ku. Dan Aku telah menyediakan semua harapan hamba-Ku, tepapi tidak puas dengan perlindungan-Ku, dan Aku telah memenuhi langit-Ku dengan makhluk yang tidak jemu bert

asbih kepada-Ku dari para Malaikat, dan Aku perintahkan mereka supaya tidak menutup pintu antara-Ku dengan para hamba-Ku, tetapi mereka tidak percaya kepada firman-Ku. Tidakkah engkau mengetahui bahwa barangsiapa yang ditimpa oleh bencana yang Aku turunkan, tidak ada dapat menyingkirkan selain Aku, maka mengapakah Aku melihat ia dengan segala angan-angan dan harapannya selalu berpaling dari pada-Ku, mengapakah ia tertipu oleh selain-Ku. Aku telah memberi kepadanya dengan kemurahan-Ku apa-apa yang tidak ia minta, kemudian Aku yang mencabut dari padanya lalu ia tidak minta kepada-Ku untuk mengembalikannya, dan ia minta kepada selain-Ku. Apakah Aku yang memberi sebelum di minta, kemudian jika dimintai lalu tidak memberi kepada peminta?
Apakah Aku bakhil [kikir], sehingga dianggap bakhil oleh hamba-Ku. Tidakkah dunia dan akhirat itu semua milik-Ku? Tidakkah semua rahmat dan karunia itu di tangan-Ku? Tidakkah dermawan dan kemurahan itu sifat-Ku? Tidakkah hanya Aku tempat semua harapan? Maka siapakah yang dapat memutuskan dari pada-Ku. Dan apa pula yang diharapkan oleh orang-orang yang mengharap, andaikata Aku berkata kepada semua penduduk langit dan bumi: Mintalah kepada-Ku, kemudian Aku memberi kepada masing-masing orang pikiran apa yang terpikir pada semuanya, lalu Aku beri semua itu tidak akan mengurangi kekayaan-Ku walau pun sekecil debu? Maka bagaimana akan berkurang kekayaan yang lengkap, sedang Aku yang mengawasinya?
Alangkah sial [celaka] orang yang putus dari rahmat-Ku, alangkah kecewa orang yang maksiat kepada-Ku dan tidak memperhatikan Aku, dan tetap melakukan yang haram dan tiada malu kepada-Ku'. Maka orang itu berkata: 'Ulangilah keteranganmu itu, lalu ia menulisnya'.
Kemudian ia berkata: “Demi الله, setelah ini saya tidak usah menulis suatu keterangan yang lain'.” `

Sumber : https://telegram.me/kitabhikam

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Pendaftaran Dauroh atau Pesantren Kilat 40 Hari di Tarim, DarulMusthafa dan Daruzzahra`

Monggo Sami Ngangsu Ilmu Lan Ngalap barokah Ono Negeri Tarim. Andai saja mereka melihat hakikat kota Tarim, maka mereka akan mengatakan, "Syurga dunia adalah Tarim" (al Imam Ahmad bin Abil Hubb) Setetes ilmu di Tarim lebih baik dari pada lautan ilmu di luar Tarim.(al Imam Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf) Andai saja engkau mengeluarkan seluruh hartamu untuk mengunjungi kota Tarim, maka apa yang engkau dapatkan akan lebih banyak daripada yang kau keluarkan.(al Imam Alquthub Alhabib Abdullah bin Alwi al Haddad) Di pemakaman Zanbal dimakamkan lebih dari 10000 wali, 80 diantaranya adalah qutbh.(al Imamal Alquthub Alhabib Abdurrahman as Segaf), jumlah ini sekitar 600 tahun lalu, sebelum wafatnya Imam as Segaf, al Aidrus, Imam al Muhdor, Imam al Haddad, mungkin sekarang jumlah aulia' di Zanbal sudah mencapai ratusan ribu, subhanallah, di Zanbal juga terdapat makam makam sahabat Nabi yaitu ahlu badr, Ahlu Tarim bukan malaikat tapi mereka lebih baik dar...

Diam

Listen on Suno Listen on Suno Listen on Suno Listen on Suno Diam tak bersuara diam tak berbicara diam tak kemana-mana diam penuh makna diam penuh kekuatan diam penuh jawaban. Diam itu ibadah tanpa bersusah payah diam itu hiasan diri tanpa perhiasan diam itu wibawa tanpa kekuasaan diam itu benteng tanpa dinding diam itu tak perlu minta maaf  pada orang lain. Diam itu penutup keburukan diri  dari sisa-sisa kejahiliahan diri diam sambil berfikir diam sambil berdzikir. Diam itu ketenangan diam itu kedamaian diam itu kebahagiaan diam itu muhasabah diam itu istirahat diam itu jauh dari perlawanan diam itu jauh dari dendam diam itu guru yang baik. Diam di saat orang banyak bicara banyak orang kehilangan sifat ini diam itu indah.. Diam tak bersuara diam tak berbicara diam tak kemana-mana diam penuh makna diam penuh kekuatan diam penuh jawaban. Diam itu ibadah tanpa bersusah payah diam itu hiasan diri tanpa perhiasan diam itu wibawa tanpa kekuasaan diam itu benteng tanpa dinding diam i...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Negeri Konoha

Listen on Suno Listen on Suno Aku berdiri di persimpangan ini, menanti redanya gerimis di ujung senja ini, jaket lusuh basah kuyup, membalut tubuh kurus menggigil kedinginan. Duh, betapa malangnya diri ini, di negeri apakah ini, Negeri Konoha-kah ? Ku jemput saja hujan yang semakin deras ini, biarlah.....,  hanya sebentar menelusuri jalanan  yang mulai terendam banjir, di ujung gang  telah berdiri orang-orang menanti, orang-orang Konoha yang serindu senasib. Konoha, mengapa kau ini, tak kau bebaskan aku untuk berlalu pergi,  mencari jalanan sendiri, aku telah lelah, hampir menyerah kalah, aku telah perih, hampir tak tertahankan lagi. Konoha..  inilah negeri, Penuh segudang cerita Banyak yang lapar dan mati di negeri yang kaya raya 

Karena Kau Adalah Kekuatanku

Muhammad Saroji - File Pribadi Listen on Suno Listen on Suno Hari menjelang senja ketika kaki ini melangkah perlahan, menelusuri jalan setapak, menuruni tebing di antara bukit terjal. Kabut dingin, hampir membuat diri ini berputus asa. menitik embun tipis di pelupuk mata, bercerita tentang kerinduan, tentang syahdu sedu sedan, betapa tangis ini berjelaga mendamba kasih sebening telaga, entah ratapan ini hendaklah tersampaikan pada ujung kesunyian di pekatnya malam. Padamu wahai jiwa yang pernah membuatku bahagia, padamu wahai sukma yang pernah membuatku tertawa riang, ketika senandungmu berbalut petikan harpa tua, kaulah cintaku, karena kaulah kekuatanku kaulah Maharaniku karena kaulah sandaranku. Tapi malam telah berganti fajar, ketika lantunan ayat suci bergema berkumandang, ketika kaki ini menyentuh bibir lautan, ku sesali mengapa daya begitu lemah begitu letih mengarung angkasa kehidupan. Andai camar tua tak memberi kabar tentang lelaki perkasa pengarung samudra, tentu kan ku bi...

Aplikasi Buku Kas Versi v9.0

📊 Laporan Kas - Multi Unit (v9.0 Stable) 📊 Laporan Kas - Multi Unit v9.0 📁 Unit Usaha: ➕ Tambah ✏️ Rename 🗑 Hapus Instansi / Organisasi Departemen / Divisi Desa Kecamatan Kota / Kabupaten Provinsi Periode Laporan Jenis Laporan 💰 Saldo Awal (Rp): 📅 Filter Bulan: Semua Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember ...

Kaulah Matahariku

Listen on Suno Lelah ku bersimpuh, Tertunduk lesu di balik tirai yang kelabu, Angin berisik hampir merusak jantungku, Lelah ku menunggu secarik kertas darimu, Kertas penuh untaian doa dan senandung rindu. Kaulah matahariku, Mata hatiku yang diam penuh cemburu, Kaulah kata hatiku, Mata hati cinta yang tak pernah bersatu. Mekarlah bunga sekuntum, Anak kecil berlarian mengejar kupu-kupu, Mengapa baru kali ini ku tau, Kaulah matahariku, Mata hati cinta yang penuh rindu. Muhammad Saroji - Dawuan - Karawang, 02-08-2018 (  kapurinjing.org  )

Keroncong Nostalgia Pilihan Terbaik | Tembang Kenangan yang Tak Lekang Waktu

Tafsir Kemenag : Tafsir Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 113

وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ ۝١١٣ wa laqad jâ'ahum rasûlum min-hum fa kadzdzabûhu fa akhadzahumul-‘adzâbu wa hum dhâlimûn Artinya : Sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri, tetapi mereka mendustakannya. Oleh karena itu, mereka ditimpa azab dan mereka itulah orang-orang zalim. Dan Allah tidak menimpakan azab itu secara tiba-tiba tanpa memberi peringatan sebelumnya. Allah menegaskan, “Sungguh, telah datang kepada mereka seorang rasul yang berasal dari kalangan mereka sendiri untuk mengingatkan mereka. Mereka mengenalnya dengan baik; bagaimana asal-usulnya dan kepribadiannya yang mulia, tetapi mereka mendustakan, mengingkari, dan menolak peringatan yang disampaikan-nya sebagaimana kalian, wahai kaum musyrik Mekah, melakukan hal yang sama. Karena kedurhakaan itu mereka ditimpa azab, dan mereka adalah orang yang zalim kepada diri mereka sendiri. Di antara perbuatan mereka yang menu...