Langsung ke konten utama

Kontroversi Penyakit Kanker



Forum Muslim -- Di jaman modern seperti sekarang ini, kanker merupakan penyakit pembunuh manusia terbesar di dunia setelah jantung. Padahal, di masa lalu kanker bahkan relatif tidak dikenal karena jarangnya. Para ahli sepakat bahwa lingkungan yang tercemar, polusi, makanan dan minuman buatan berbahan kimia merupakan faktor-faktor yang memicu munculnya penyakit kanker. Namun, ada faktor lain yang lebih penting dari itu semua, yaitu kekurangan vitamin B-17.

Demikianlah hasil temuan Dr. Ernst T. Krebs, Jr tahun 1950, ketika ia berhasil menemukan turunan Vitamin B-17 dan disebut sebagai 'Laetrile'. Dari penelitian intensif yang dilakukannya terbukti zat ini memiliki kemampuan tinggi untuk membunuh sel-sel kanker.

Sebelumnya, saya ingin menceritakan tentang pengalaman yang dialami abang ipar saya yang bekerja di McDermott, perusahaan asing fabrikasi peralatan pengeboran minyak lepas pantai di Batam. Diduga karena kelelahan dan kurang istirahat, ditambah selalu menghirup udara yang terkontaminasi oleh debu-debu logam yang ditimbulkan oleh aktifitas produksi perusahaan, ia menderita penyakit hati dan telah divonis dokter harus menjalani terapi kemo di Malaysia.


Kebetulan abang ipar saya yang lain di Medan memiliki keahlian pengobatan herbal dan bekerja sambilan sebagai tabib. Olehnya disarankan agar abang saya di Batam, sebut saja namanya Ucok, dirawat sendiri di Medan. Setelah melalui perdebatan sengit, akhirnya dokter yang merawatnya di Batam mengijinkan Bang Ucok dirawat sendiri.

Selama dirawat di Medan, Bang Ucok menjalani diet ketat. Setiap hari ia harus minum ramuan obat herbal yang tidak saya ketahui bahan-bahannya. Namun saya tahu beberapa di antara obat-obatan itu, yaitu madu dan pil ekstrak teripang.

Alhamdulillah, hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, penyakit kanker hati telah menghilang dan kini ia telah kembali bekerja seperti semula. Padahal baru beberapa bulan sebelumnya, rekan kerjanya mengalami masalah yang sama. Namun setelah menjalani terapi kemo di Penang, Malaysia, justru meninggal dunia. Dan pada saat yang hampir sama ketika Bang Ucok mengalami kesembuhan, media-media massa ramai mengabarkan dua selebritis nasional, Yana Zein dan Julia Perez, meninggal dunia setelah menjalani terapi kemo yang sangat mahal di luar negeri.

Kembali ke topik tentang Vitamin B-17 Laetrile, setelah Dr Krebs menemukan obat ajaib ini, industri farmasi yang tidak mendapatkan hak patennya berusaha mendiskreditkan penemuan tersebut dengan menyebar mitos bahaya racun sianida yang terkandung di dalam vitamin ini. Salah satu upaya untuk mematikan Laetrile adalah dengan menyebarkan kabar hoax tentang kematian sepasang suami istri akibat mengkonsumsi biji aprikot. Padahal selama ribuan tahun jutaan manusia telah mengkonsumsi biji aprikot dan tidak ada masalah.

B17 Laetrile temuan Dr Krebs adalah turunan dari biji apricot yang disintetiskan ke bentuk 'crystalline' dengan menggunakan caranya yang unik. Kampanye negatif melalui media massa dan para ahli yang dibayar serta otoritas yang terkontaminasi (American Food & Drug Administration dan American Medical Association) membuat obat ajaib itu dilarang di Amerika dan menyusul negara-negara lainnya. Pada saat yang sama mereka mengabaikan fakta bahwa vitamin lainnya yang banyak beredar di masyarakat, B-12, juga mengandung sianida. Mafia industri farmasi dan kesehatan global juga mendorong digunakannya metode pengobatan yang justru jelas-jelas sangat destruktif terhadap sel-sel tubuh manusia, yaitu terapi kemo.


Bagaimana Vitamin B-17 Membunuh Kanker?

Dr. Ernst Krebs telah membuktikan bahwa sianida dalam vitamin B17 sama sekali tidak berbahaya bagi manusia dengan menyuntikkan sejumlah besar Laetrile ke tangannya dan ia tetap hidup selama puluhan tahun kemudian (meninggal secara wajar pada September 1996).

Hal ini bisa dijelaskan secara rasional. Molekul B-17 mengandung satu unit sianida (cyanide), satu unit benzaldehyde dan dua unit glucose (gula) yang terikat dengan kuat. Sianida di dalamnya baru akan bersifat racun setelah dilepaskan dari ikatan molekul. Masalanya, hal ini hanya bisa dilakukan dengan mencampurkan enzim bernama beta-glucosidase yang nyaris tidak dimiliki oleh tubuh manusia kecuali dalam jumlah sedikit, namun melimpah di dalam sel-sel kanker.

Ketika B-17 berada di dalam sel kanker, molekulnya langsung terpecah dan menimbulkan dampak yang menghancurkan sel kanker. Selain sianida yang meracuni dan membunuh sel kanker, benzaldehyde juga memberikan dampak yang tidak kalah hebat. Bersama sianida, keduanya memiliki sifat racun hingga 100 kali lipat dibandingkan ketika masih terikat dalam satu molekul B-17, dan seketika membunuhi sel-sel kanker.

Lalu bagaimana dampaknya racun berbahaya itu terhadap tubuh manusia sendiri.

Syukurnya tubuh manusia memiliki enzim lainnya yang bisa menetralisir racun sianida dan benzaldehyde tersebut, yaitu rhodanese, yang jumlahnya secara alami lebih dari cukup untuk mengikat racun yang terlepas dan mengubahnya menjadi enzim yang bermanfaat. Sebaliknya, sel kanker tidak memiliki enzim rhodanese sama sekali sehingga tidak memiliki senjata untuk melawan vitamin B-17.

Sejak puluhan tahun yang lalu para ahli pertanian telah mengetahui dampak negatif dari kemampuan enzim beta-glucosidase melepaskan ikatan sianida dari molekul Vitamin B-17 terhadap binatang ternak. Namun tidak diketahui bagaimana cara menanganinya tanpa menimbulkan kerugian. Sebagai jalan pintas, semua tanaman yang mengandung B-17 dikategorikan sebagai 'beracun'. Selanjutnya dilakukan upaya genetis untuk menghilangkan sama sekali kandungan molekul tersebut.

Salah satu kasus salah persepsi yang membuat vatal terjadi pada tahun 1940-an di Australia. Beberapa kali terjadi kasus kematian domba setelah domba-domba tersebut memakan tanaman 'fuschia' liar yang mengandung banyak enzim beta-glucosidase. Tanpa mengetahui penyebab sebenarnya dan menyangka penyebab kematian-kematian ternak itu adalah racun sianida dalam Vitamin B-17, para ahli botani kemudian mengembangkan varietas pakan ternak yang sama sekali tidak mengandung Vitamin B-17. Akibatnya, terjadi kekurangan vitamin B-17 besar-besaran dalam makanan kita.

Sebagai gambaran pentingnya Vitamin B-17 di dalam makanan bisa dijelaskan dengan kesehatan orang-orang eskimo di kutub utara. Meski makanan utama mereka adalah daging dan relatif jarang mengkonsumsi makanan dari tumbuh-tumbuhan, mereka hampir tidak mengenal penyakit kanker dan jantung. Ternyata penyebabnya adalah daging yang mereka konsumsi, umumnya daging rusa kutub, ternyata banyak mengandung Vitamin B-17 yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang dimakan rusa. Orang eskimo juga mengkonsumsi buah cherry yang banyak mengandung Vitamin B-17, meski hanya tumbuh dalam musim tertentu dalam setahun.


Saat ini makanan 'modern' yang dikonsumsi orang-orang Eropa, Amerika dan Australia rata-rata hanya mengandung 2 miligram Vitamin B-17, sementara orang-orang Eskimo mengkonsumsi 250 hingga 3.000 miligram Vitamin B-17 setiap hari. Inilah yang menjelaskan mengapa penderita angka penyakit kanker orang-orang Eskimo sangat kecil, sementara angkanya di dunia 'modern' justru tinggi.

Di masa lalu, dan ketika penyakit kanker hampir belum dikenal, orang-orang Barat mengkonsumsi roti yang terbuat dari gandum yang kaya dengan Vitamin B-17. Mereka juga mengkonsumsi buah-buahan plum, greengages, cherri, apel, aprikot dan buah-buahan lain dari keluarga Rosaceae yang kaya Vitamin B-17. Ibu-ibu menghancurkan biji-bijian dari buah-buahan itu dan mencampurkannya dengan selai dan menyimpannya sebagai makanan cadangan. Semuanya itu kaya dengan Vitamin B-17. Sedangkan di daerah Tropis seperti Indonesia, vitamin B-17 banyak terkandung di ubi kayu (cassava atau tropical manioc). Penelitian membuktikan bahwa suku-suku Indian di Amerika Selatan atau suku-suku pedalaman di Filipina yang menjadikan ubi kayu sebagai sumber makanan utamanya, hampir tidak mengenal penyakit kanker dan jantung.

Sehubungan dengan Vitamin B-17 dan kaitannya dengan penyakit kanker, Dr. Krebs berpendapat lebih jauh lagi. Ia berpendapat bahwa keberadaan vitamin B-17 yang cukup di dalam tubuh, sudah cukup untuk membuat tubuh kebal terhadap ancaman kanker. Bahkan ketika lingkungan dan makanan sudah dipenuhi dengan faktor-faktor penyebab kanker sekalipun.

Menurut Dr. Krebs apa yang disebut dengan 'carcinogens' hanyalah bentuk kekurangan Vitamin B-17 dengan dampak yang membahayakan. Hal itu sama dengan kekurangan Vitamin C yang menimbulkan sariawan dan kurap. Dalam waktu singkat, bahkan dalam hitungan waktu jam, penyakit sariawan pun sembuh setelah sejumlah besar vitamin C dimasukkan ke dalam tubuh.

Namun karena kampanye negatif tentang Vitamin B-17 Laetrile dan sulitnya mendapatkan Vitamin B-17 alami membuat banyak penderita kanker menjadikan substansi ini sebagai cadangan terakhir, jauh setelah penyakit telah sangat parah akibat pembakaran radiasi atau setelah racun 'chemotherapy' merusak sel-sel tubuh yang sehat.

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Populer

Doa Meminta Jodoh Versi Abu Nawas

Pada suatu hari seseorang datang kepada Abu Nawas, dia bercerita bahwa Dia sedang mencari jodoh, dan dia menyukai sosok wanita yang diidamkannya namun dia merasa malu mengungkapkan perasaanya kepada si wanita tersebut karena takut jawabannya malah penolakan. Untuk memantapkan hatinya maka si pemuda itupun meminta amalan kepada Abu Nawas yang merupakan gurunya. Abu Nawas manggut - manggut lalu mengambil secarik kertas, lalu dituliskanlah do'a mengharap jodoh untuk si pemuda itu. Abu Nawas berkata pada pemuda itu "baca ini dan amalkan setiap malam, bacalah berulang-ulang kali dengan kesungguhan hati maka jodohmu akan datang untuk bersedia menikahimu". Si pemuda merasa senang ia pun membaca secarik kertas yang berisikan do'a harap jodoh , namun dia mengernyitkan dahi kok do'anya serasa ada yang janggal ? isi do'anya begini : "Ya Allah, Tuhan pemilik jodoh, aku meminta padamu agar aku berjodoh dengannya, jika dia sudah berjodoh dengan orang lain pu...

Laporan Keuangan versi Generik

Laporan Keuangan - Versi Final Informasi Umum Nama Perusahaan / Usaha Bidang Usaha Alamat Kota / Kabupaten Provinsi Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) ...

3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup - Himayah atau Pemimpin Ulama di Tanah Banten

Forum Muslim - Banten merupakan provinsi Seribu Kyai Sejuta Santri. Tak heran jika nama Banten terkenal diseluruh Nusantara bahkan dunia Internasional. Sebab Ulama yang sangat masyhur bernama Syekh Nawawi AlBantani adalah asli kelahiran di Serang - Banten. Provinsi yang dikenal dengan seni debusnya ini disebut sebut memiliki paku atau penjaga yang sangat liar biasa. Berikut akan kami kupas 3 Ulama Paku Banten paling keramat yang masih hidup. 1. Abuya Syar'i Ciomas Banten Selain sebagai kyai terpandang, masyarakat ciomas juga meyakini Abuya Syar'i sebagai himayah atau penopang bumi banten. Ulama yang satu ini sangat jarang dikenali masyarakat Indonesia, bahkan orang banten sendiri masih banyak yang tak mengenalinya. Dikarnakan Beliau memang jarang sekali terlihat publik, kesehariannya hanya berdia di rumah dan menerima tamu yg datang sowan ke rumahnya untuk meminta doa dan barokah dari Beliau. Banyak santri - santrinya yang menyaksikan secara langsung karomah beliau. Beliau jug...

Wasiat Al-Habib Umar bin Hafidz

قال الحبيب عمر بن حفيظ : لا تحمل هم الدنيا فإنها لله ، ولاتحمل همَّ الرزق فإنه من الله ، ولاتحمل هم المستقبل فإنه بيد الله .. فقط احمل همًا واحدًا : كيف  ترضي الله Al-Habib Umar bin Hafidz Berkata : "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu. [FM]

Kisah Siti Ummu Ayman RA Meminum Air Kencing Nabi Muhammad SAW

Di kitab Asy Syifa disebutkan bahwa Kanjeng Nabi Muhammad SAW punya pembantu rumah tangga perempuan bernama Siti Ummu Ayman RA. Dia biasanya membantu pekerjaan istri Kanjeng Nabi dan nginap di rumah Kanjeng Nabi. Dia bercerita satu pengalaman uniknya saat jadi pembantu Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi Muhammad itu punya kendi yang berfungsi sebagai pispot yang ditaruh di bawah ranjang. Saat di malam hari yang dingin, lalu ingin buang air kecil, Kanjeng Nabi buang air kecil di situ. Satu saat, kendi pispot tersebut hilang entah ke mana. Maka Kanjeng Nabi menanyakan kemana hilangnya kendi pispot itu pada Ummu Ayman. Ummu Ayman pun bercerita, satu malam, Ummu Ayman tiba-tiba terbangun karena kehausan. Dia mencari wadah air ke sana kemari. Lalu dia nemu satu kendi air di bawah ranjang Kanjeng Nabi SAW yang berisi air. Entah air apa itu, diminumlah isi kendi itu. Pokoknya minum dulu. Ternyata yang diambil adalah kendi pispot Kanjeng Nabi. Dan yang diminum adalah air seni Kanjeng Nabi yang ada dal...

Sistem Informasi Akuntansi BUMDes

Laporan Keuangan BUMDES - Versi Final Informasi Umum Nama Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Nama BUMDes Unit Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Pemasukan 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanja Operasional (Beban Periodik) No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Operasional 0 + Tambah Baris - Hapus Baris Belanj...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Page

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas - Multi Unit Unit Usaha: + Tambah Unit Ganti Nama Hapus Unit Unit Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 ⚠️ NERACA TIDAK SEIMBANG! Selisih: Rp 0 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan Bidang Usaha Periode Laporan -- Bulan Awal -- Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustu...

MENGAJARKAN PAMER DAN VIRAL ?

Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq   Syaikh Hasan as Sadziliy rahimahullah, seorang ulama pendiri thariqah Asy Syadiliyah yang hidup di abad ketujuh Hijriyah berkata : أعلنوا بطاعتكم إظهاراً لعبوديتكم كما يتظاهر غيرُكم بالمعاصي، وعليكم بالإعلام للناس بما منحكم الله تعالى من العلوم والمعارف. "Umumkan ketaatanmu agar orang-orang tahu akan ibadahmu, sebagaimana orang lain pede mempertunjukkan kemaksiatannya.  Viralkan kepada banyak orang akan ilmu dan pengetahuan yang telah Allah ta'ala anugerahkan kepadamu." [1] Penjelasan : Nasehat beliau dan juga ulama manapun harus disikapi dengan dua cara : Pertama adalah dengan didudukkan sesuai konteksnya. Perkataan sebaik apapun bila tidak dipahami dengan baik akan menjadi rusak.  Jangan sampai ketika kita membahas bab memaafkan, yang dibawa dalil-dalil tentang hukum dan keadilan. Dan saat kita bicara hukum dan keadilan, kita seret ke dalil tentang bab memaafkan. Akhirnya rancu. Dan yang kedua, perkataan siapapun harus diselara...

Keuangan Report - Ultimate (Auto Enter + PDF Bersih + Aset Tetap) Versi - 02

Aplikasi Keuangan - Multi Unit (2026-2056) FULL ⏳ Memproses... Pilih Unit: ➕ Tambah Unit 🗑️ Hapus Unit Informasi Umum Nama Perusahaan / Organisasi Alamat Bidang Usaha Periode Bulan Tahun Modal Awal No Tanggal Uraian Jumlah Keterangan Total Modal Awal 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Pemasukan No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Keseluruhan: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Operasional No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Operasional: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Tetap No Tanggal Uraian Harga Satuan Volume Satuan Jumlah Total Total Belanja Tetap: 0 Tambah Baris Hapus Baris Terakhir Tabel Belanja Produksi (...

Laporan Keuangan FIFO + Arus Kas

Laporan Keuangan - FIFO HPP + Arus Kas (Responsive) Laporan Keuangan Nama Entitas / Lembaga Periode: - | Saldo Kas Awal: Rp 0 📋 Informasi Umum Nama Entitas Alamat Kota/Kabupaten Provinsi Nama Pimpinan / Direktur Bidang Usaha / Unit Periode Laporan Pilih Bulan Awal Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember s/d Pilih Bulan Akhir ...